Sirekap Dipakai di Pilkada 2024, Pramono: Kami Punya Saksi, Orang yang Bermain Pasti Ketahuan
Pramono Anung pastikan saksi awasi tiap TPS di Jakarta, Rano Karno dorong penyempurnaan Sirekap untuk Pilkada 2024 yang lebih transparan. Halaman all
(Kompas.com) 26/09/24 20:30 15595563
JAKARTA, KOMPAS.com – Calon gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung, belum mengambil sikap terkait penggunaan sistem Sirekap dalam Pilkada 2024.
Namun, dia menyatakan, saksinya akan mengawasi proses perhitungan suara di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Jakarta.
Pramono percaya jika ada kecurangan dalam proses perekapan suara di TPS, saksi-saksi dan masyarakat pasti akan mencegahnya.
"Saya belum tahu, tetapi karena di Jakarta ini hanya 267 kelurahan dan 44 kecamatan, tentunya di setiap TPS kami akan punya saksi. Jadi, kalau di Jakarta ada yang mau bermain-main, katakanlah menggunakan cara seperti itu, pasti akan ketahuan. Karena Jakarta kan terawasi, dan masyarakatnya juga sudah paham," kata Pramono saat ditemui di kawasan Sunter Agung, Jakarta Utara, Kamis (26/9/2024).
Sementara itu, calon wakil gubernur Jakarta, Rano Karno, menyatakan hal serupa. Dia percaya pada peran saksi dan pentingnya proses perekapan manual sebelum hasil dimasukkan ke dalam sistem Sirekap.
Rano juga mengakui kemungkinan adanya ketidaksempurnaan pada sistem Sirekap yang dimiliki KPU, sehingga proses manual menjadi penting sebagai langkah penjagaan.
"Kita ada saksi, kemudian C1 kita foto, kita rekap sendiri. Tapi artinya, KPU harus menjalankan sistem itu, hanya saja perlu disempurnakan, itu saja," ujar Rano Karno.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengatakan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) akan kembali digunakan untuk menghitung suara pada Pilkada 2024.
Komisioner KPU Idham Holik memastikan Sirekap digunakan pada pilkada, meski sempat bermasalah pada Pilpres dan Pileg 2024 lalu.
Hal tersebut Idham sampaikan dalam rapat bersama Komisi II DPR, KPU, Bawaslu, dan Kemendagri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (25/9/2024).
“Sirekap akan digunakan kembali. Dan pada kesempatan ini kami sampaikan, kami bersama pengembang sudah melakukan perbaikan yang signifikan dari sistem komputasi," ujar Idham.
Idham menjelaskan, data yang ditampilkan pada Sirekap Pilkada 2024 adalah Formulir C1. Nantinya, data yang ditampilkan di Sirekap bakal dalam bentuk gambar atau PDF.
"Data yang akan ditampilkan untuk informasi publik adalah formulir C Hasil, tidak ada tabulasi tingkat kabupaten/kota. Untuk tingkat kecamatan yang akan kami tampilkan adalah formulir B Hasil Kwk dan seterusnya. Jadi data yang akan kami tampilkan dalam bentuk image atau PDF adalah hasil rekapitulasi," tuturnya.
Sementara itu, Idham mengklaim KPU sudah memperbaiki bandwith supaya traffic Sirekap menjadi lebih baik. Dia menyebut kemampuan pembacaan Sirekap akan jadi lebih baik, sehingga tingkat akurasinya terjaga.
"Waktu kami simulasi di Depok dan Maros, akurasinya mencapai 99 persen. Kami yakini ke depan akan lebih baik," imbuh Idham.
#elektabilitas-pramono-rano #pramono-rano-nomor-urut-3 #pramono-anung-blusukan