Rugi & Tak Ada Dividen, Emiten Ingin Cabut dari Bursa, Mendadak Muncul Pengumuman Ini
Century Textile (CNTX) semula menjadwalkan RUPSLB pada 25 September. Tapi ternyata RUPSLB CNTX itu ditunda. - Halaman all
(InvestorID) 26/09/24 09:35 15600308
JAKARTA, investor.id - PT Century Textile Industry Tbk (CNTX) berencana melakukan delisting atau cabut dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dan go private alias jadi perusahaan tertutup.
Century Textile semula menjadwalkan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) untuk meminta restu go private pada 25 September 2024. Namun ternyata muncul pengumuman bahwa pelaksanaan RUPSLB tersebut ditunda.
“RUPSLB perseroan belum dapat dilaksanakan pada tanggal 25 September 2024,” jelas direksi CNTX dalam keterbukaan informasi.
Direksi melanjutkan bahwa RUPSLB belum bisa dilaksanakan mengingat masih terdapat permintaan penjelasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas perubahan dan/atau tambahan informasi atas keterbukaan informasi kepada pemegang saham terkait dengan rencana perubahan status perseroan dari perusahaan terbuka yang tercatat menjadi perusahaan tertutup.
“Sehubungan dengan hal tersebut, maka RUPSLB yang sebelumnya telah diumumkan oleh perseroan, ditunda dan jadwal terbaru sehubungan dengan RUPSLB akan diinformasikan segera oleh perseroan,” terang direksi Century Textile Industry.
Rugi
Sebelumnya dijelaskan oleh manajemen Century Textile Industry (CNTX), dalam hal rencana go private disetujui oleh RUPSLB, maka akan dilakukan penawaran tender oleh Penfabric dengan menggunakan harga penawaran senilai Rp 400 per saham.
Sebagai informasi, sebut manajemen, nilai Rp 400 per saham merupakan harga premium yang 181,7 % lebih tinggi dari harga rata-rata dari harga tertinggi perdagangan harian di BEI dalam jangka waktu 90 hari terakhir sebelum pengumuman RUPS untuk rencana go private yaitu Rp 142 per saham.
Manajemen Century Textile Industry (CNTX) mengungkap alasan-alasan diajukannya rencana go private perseroan, yakni:
a. Kinerja keuangan perseroan merugi yang berpengaruh pada kinerja harga saham;
b. Perseroan tidak memberikan dividen kepada pemegang sahamnya setelah tahun buku 2005 dikarenakan posisi saldo laba yang negatif;
c. Setelah terakhir kali melakukan penanaman modal baru pada tahun 2001, perseroan tidak melakukan penggalangan dana dari pasar modal dan tidak memiliki rencana untuk melakukan penggalangan dana dari pasar modal di masa depan;
d. Saham perseroan tidak dapat memenuhi ketentuan free float di BEI;
e. Saham perseroan tidak aktif diperdagangkan di BEI.
Saat ini saham Century Textile dengan CNTX sudah disuspensi dengan posisi terakhirnya Rp 142.
Century Textile Industry (CNTX) memproduksi kain tenun polos dan kain tenun dobby. Aktivitas reguler perseroan adalah mengekspor kain kemeja dan seragam ke seluruh penjuru dunia. Jumlah pemegang sahamnya per 31 Juli 2024 sejumlah 499 pihak.
Dalam laporan keuangan perseroan periode 3 bulan yang berakhir 30 Juni 2024, perseroan membukukan rugi US$ 1,4 juta. Lebih besar dari US$ 1,08 juta pada periode yang sama tahun lalu.
Per 31 Desember 2023, perseroan mencatatkan rugi US$ 4,04 juta. Melonjak dari tahun sebelumnya di US$ 1,55 juta.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #century-textile #cntx #century-textile-industry #delisting #go-private #berita-ekonomi-terkini