Perlu Dilestarikan, Nasib 200.000 Pekerja Bergantung di Industri Batik Halaman all
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat ada 200.000 pekerja yang menggantungkan nasibnya di industri batik. Halaman all?page=all
(Kompas.com) 26/09/24 20:48 15606997
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat ada 200.000 pekerja yang menggantungkan nasibnya di industri batik.
Maka dari itu, batik, sebagai salah satu warisan budaya Indonesia perlu dilestarikan.
Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita mengatakan, saat ini ada 201 sentra industri batik yang tersebar di 11 provinsi di Indonesia. Pada sentra-sentra itu terdapat 5.946 industri batik yang beroperasi.
freepik.com Ilustrasi batik
Ia menjelaskan, Jawa Tengah menjadi provinsi dengan sentra batik terbanyak, yaitu 72 sentra, diikuti Jawa Timur dengan 62 sentra, DI Yogyakarta dengan 23 sentra, dan Jawa Barat dengan 16 sentra.
Kemudian di Jambi ada 20 sentra, sementara di DKI Jakarta, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, dan Sulawesi Tengah masing-masing memiliki 1 hingga 2 sentra.
Reni bilang, upaya mendorong pengembangan industri batik dilakukan pemerintah melalui berbagai program. Seperti, program pemberian bantuan peralatan dan mesin kepada sentra-sentra industri batik secara gratis atau dalam bentuk hibah.