[POPULER JABODETABEK] Misteri Kematian 7 Remaja di Kali Bekasi | Beda Keterangan Polisi Soal Tembakan Sebelum 7 Remaja Lompat ke Kali Bekasi
Berita populer Jabodetabek dimulai dari misteri kematian tujuh remaja di Kali Bekasi sampai Anindya Bakrie hormati langkah hukum kubu Arsjad Rasjid. Halaman all
(Kompas.com) 27/09/24 05:50 15613148
JAKARTA, KOMPAS.com -Berita populer Jabodetabek sepanjang Kamis (26/9/2024) dimulai dari misteri kematian tujuh remaja di Kali Bekasi.
Kasus yang menghebohkan publik itu belum terang benderang lantaran masih ada teka-teki yang belum terungkap.
Berikutnya, artikel tentang beda keterangan polisi soal tembakan sebelum 7 remaja lompat ke Kali Bekasi banyak dibaca pembaca Kompas.com dan menjadi berita terpopuler lainnya.
Sementara itu, berita tentang Anindya Bakrie hormati langkah hukum kubu Arsjad Rasjid turut menarik perhatian banyak pembaca.
Berikut ini adalah paparan dari tiga berita populer Jabodetabek yang disebut di atas:
1. Misteri kematian tujuh remaja di Kali Bekasi, saksi ungkap detik-detik pembubaran polisi
Misteri penyebab kematian tujuh remaja yang ditemukan tewas di Kali Bekasi, Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi, Minggu (22/9/2024), masih belum terungkap.
Ketujuh jasad itu diduga merupakan bagian dari 60 remaja yang sempat dibubarkan oleh Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Bekasi Kota pada Sabtu (21/9/2024) dini hari. Mereka diduga hendak tawuran.
Rentetan kejadian ini menimbulkan banyak tanda tanya. Joko (16), bukan nama sebenarnya, memberikan kesaksian tentang peristiwa ketika ia dan 59 remaja lainnya dibubarkan polisi pada Sabtu, pukul 03.00 WIB.
Pembubaran tersebut terjadi di sebuah gubuk yang berada di depan Gudang Semen Merah Putih Jatiasih, Jalan Satopati, RT 05/RW 04, Bojong Menteng, Rawalumbu, Kota Bekasi. Baca selengkapnya di sini.
2. Beda keterangan polisi soal tembakan sebelum 7 remaja lompat ke Kali Bekasi, mana yang benar?
Teka-teki tentang suara tembakan sesaat sebelum tujuh remaja melompat ke Kali Bekasi, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, masih jadi tanda tanya.
Pihak kepolisian malah memberikan keterangan berbeda mengenai suara tembakan yang dimaksud.
Kapolsek Rawalumbu Kompol Sukadi membantah ada suara tembakan ketika Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Bekasi Kota membubarkan puluhan remaja yang tengah berkumpul di sebuah gubuk di Jalan Cipendawa, Kelurahan Bojong Mentang, Rawalumbu, Kota Bekasi, Sabtu (21/9/2024) dini hari.
Sukadi menyebut suara kencang yang terdengar adalah bunyi ledakan. Namun, ia belum bisa memastikan dari mana bunyi ledakan tersebut berasal. Baca selengkapnya di sini.
3. Anindya Bakrie hormati langkah hukum kubu Arsjad Rasjid dalam polemik Munaslub Kadin Indonesia
Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) hasil Munaslub, Anindya Bakrie, angkat bicara terkait langkah hukum yang akan ditempuh kubu Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid.
Anindya mengaku menghormati keputusan yang akan diambil oleh pihak Arsjad.
"Semua orang tentu kita hormatilah mempunyai pemikiran," ujar Anindya di sela kegiatan "Gebyar Pasar Kadin" di Pasar Baru, Kota Bekasi, Kamis (26/9/2024).
Ia juga membantah anggapan mengenai dualisme di internal Kadin Indonesia. Anindya menegaskan bahwa Kadin hanyalah satu. Baca selengkapnya di sini.
#kadin #anindya-bakrie #berita-populer-jabodetabek #tujuh-mayat-di-kali-bekasi #7-mayat-di-kali-bekasi #penemuan-mayat-di-kali-bekasi