Penyebab Utama Dibalik Jatuhnya IHSG

Penyebab Utama Dibalik Jatuhnya IHSG

Pilarmas menjelaskan, penyebab utama dibalik jatuhnya IHSG hari ini adalah sentimen dari dalam negeri, apakah itu? - Halaman all

(InvestorID) 27/09/24 12:40 15624643

JAKARTA, investor.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh 51,74 poin (0,67%) ke level 7.692,7 pada penutupan sesi I, Jumat (27/9/2024). Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, penyebab utama dibalik jatuhnya IHSG hari ini adalah sentimen dari dalam negeri, apakah itu?

Pilarmas menjelaskan, sentimen dalam negeri tersebut adalah aksi profit taking turut yang digencarkan pelaku pasar. Tidak hanya itu, pasar juga bersikap wait and see jelang berakhirnya September dan memasuki Oktober.

“Hal itu mengingat Oktober nanti akan terjadi transisi pemerintahan baru sehingga ini menjadi perhatian pasar terhadap pemerintahan presiden terpilih, Prabowo Subianto, dan susunan kabinetnya,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Jumat (27/9/2024).

Sementara itu, lanjut Pilarmas, posisi utang pemerintah mengalami penurunan. Kementerian Keuangan menyampaikan bahwa posisi utang pemerintah per akhir Agustus 2024 mencapai Rp 8.461,93 triliun dan rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 38,49%. Angka ini menurun dari rasio utang terhadap PDB bulan sebelumnya yang sebesar 38,68%.

“Tentunya ini menunjukkan bagaimana pemerintah mengelola utang dengan baik dan ini akan menopang indeks IHSG hari ini agar tidak terkoreksi lebih dalam,” tambah Pilarmas.

Sementara itu, Pilarmas menambahkan, indeks saham Asia bergerak mixed, karena tampaknya pasar memiliki pandangan seiring dengan pernyataan Ketua The Fed dan dampak sentimen stimulus China serta data ekonomi Jepang. Pasar mencari arah pasca pernyataan Ketua The Fed yang sama sekali tidak menyinggung mengenai prospek lanjutan pemangkasan suku bunga acuan bank sentral AS.

Sedangkan Gubernur The Fed Lisa Cook, mengatakan pada Kamis malam bahwa ia sepenuh hati mendukung penurunan suku bunga sebesar 50 bp. “Hal ini menjadi perhatian pasar selanjutnya, di mana pasar akan menanti seberapa agresif The Fed akan memangkas suku bunga acuannya,” jelas Pilarmas.

Langkah PBoC

Sementara itu, Pilarmas mengatakan, langkah Bank Sentral China (PBoC) menurunkan rasio persyaratan cadangan sebesar 50 bps, penurunan kedua tahun ini yang bertujuan untuk memperkuat ekonomi yang tersendat. Perubahan tersebut, yang berlaku mulai 27 September 2024, telah diisyaratkan awal minggu ini oleh Gubernur Pan Gongsheng.

“Selanjutnya, pasar juga menantikan lanjutan kebijakan dari sisi fiskal, yang dianggap perlu oleh investor untuk pemulihan ekonomi yang lebih berkelanjutan,” papar Pilarmas.

Pilarmas menambahkan, data laba industri China untuk Agustus menunjukkan bahwa laba pada perusahaan industri besar tumbuh sebesar 0,5% menjadi 4,65 triliun yuan (US$ 663,47 miliar) selama delapan bulan pertama, dibandingkan dengan 3,6% dalam tujuh bulan pertama.

Dari Jepang, data menunjukkan bahwa tingkat inflasi inti melambat menjadi 2% pada bulan September dari 2,4% pada bulan Agustus, sesuai dengan perkiraan dan mendukung Bank of Japan untuk mengambil pendekatan yang hati-hati terhadap kenaikan suku bunga.

Risalah rapat BOJ bulan September mengungkapkan bahwa para anggota menyerukan kewaspadaan terhadap risiko inflasi yang meningkat, tetapi memperingatkan agar tidak menciptakan terlalu banyak ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga di masa mendatang.

Pada sesi pertama hari ini, saham-saham yang mengalami kenaikan terbesar INPS, HELI, MFIN, PYFA, TOBA. Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan terbesar HADE, GULA, MDRN, MTFN, INTA.

Pilarmas merekomendasikan saham INDY untuk perdagangan di sesi II. “Kami merekomendasikan INDY buy dengan support dan resistance di level 1.650-1.805,” tutup Pilarmas.

Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #ihsg #ihsg-hari-ini #indeks-harga-saham-gabungan #penyebab-ihsg #pilarmas #sentimen-dalam-negeri-ihsg #rekomendasi-saham #indy #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/374803/penyebab-utama-dibalik-jatuhnya-ihsg