Peruri Sulap Bekas Pabrik Jadi Ruang Terbuka Hijau di Jakarta Selatan

Peruri Sulap Bekas Pabrik Jadi Ruang Terbuka Hijau di Jakarta Selatan

Perum Peruri menyulap bekas pabrik percetakan uang menjadi ruang hijau publik di kawasan Jakarta Selatan. Halaman all

(Kompas.com) 28/09/24 15:54 15676220

JAKARTA, KOMPAS.com – Kota Jakarta yang terus berkembang sebagai pusat ekonomi nasional semakin menghadapi tantangan urbanisasi, termasuk kebutuhan akan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di tengah kepadatan penduduk.

Menjawab tantangan ini, Peruri, perusahaan yang selama ini dikenal sebagai pencetak uang negara, melakukan transformasi besar dengan menyulap bekas pabrik percetakan uang menjadi ruang hijau publik di kawasan Jakarta Selatan.

Proyek yang diberi nama Kota Peruri ini menempati lahan seluas 5,4 hektar dan menjadi contoh penerapan konsep adaptive reuse, yaitu pemanfaatan kembali bangunan lama untuk tujuan baru.

Area tersebut kini terbagi dalam beberapa zona, di antaranya INA Digital, pusat layanan digital pemerintah, M Bloc Space sebagai creative hub anak muda, serta Taman Kota Peruri yang menjadi paru-paru baru bagi kota.

Oase di Tengah Kota

Direktur Utama Peruri, Dwina Septiani Wijaya, dalam pernyataan resminya menyebutkan bahwa keberadaan Taman Kota Peruri tidak hanya bertujuan untuk mempercantik lingkungan, tetapi juga menjadi bentuk komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan di Jakarta.

“Taman ini diharapkan mampu menjadi oase di tengah kepadatan kota sekaligus mendukung kreativitas dan inovasi melalui berbagai fasilitas yang tersedia,” ujar Dwina dalam keterangannya, Sabtu (28/9).

Taman Kota Peruri menjadi proyek yang sarat akan nilai sejarah dan keberlanjutan.

Berlokasi strategis di dekat dua stasiun MRT, halte TransJakarta, dan Terminal Bus Blok M, taman ini menawarkan kemudahan akses bagi warga dan komunitas kreatif yang ingin berpartisipasi dalam berbagai kegiatan seni dan budaya.

Dengan konsep adaptive reuse, Peruri mempertahankan bangunan berarsitektur art deco dari bekas pabrik percetakan uang, memadukan unsur heritage dengan ruang publik modern.

Lahan pabrik yang sebelumnya digunakan untuk produksi kini menjadi pelataran outdoor yang ideal untuk pertunjukan seni, budaya, serta kegiatan komunitas lainnya.

Selain itu, Taman Kota Peruri juga menghadirkan keanekaragaman hayati melalui penanaman pohon-pohon khas Nusantara seperti Kapuk Randu, Baobab, Bodhi, Pulai, dan Kamboja, serta area kebun yang ditanami berbagai tanaman kebutuhan sehari-hari.

Ini semakin mempertegas peran taman sebagai pusat keseimbangan ekosistem dan penyedia udara segar di tengah kemacetan Jakarta.

Simbol Keberlanjutan

Proyek yang digagas sejak setahun lalu ini didukung penuh oleh Kementerian BUMN dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Peletakan batu pertama pembangunan Taman Kota Peruri menjadi awal dari transformasi besar yang tidak hanya mempercantik kota, tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Sebagai simbol komitmen Peruri terhadap masa depan yang lebih hijau, taman ini tak hanya menghidupkan kembali area yang sebelumnya kurang dimanfaatkan.

Namun juga menjadi tempat berkumpulnya ide-ide kreatif dan inovatif, baik dari kalangan muda maupun komunitas teknologi yang terus berkembang di kota Jakarta.

#ruang-terbuka-hijau #perum-peruri #bekas-pabrik-percetakan-uang

https://money.kompas.com/read/2024/09/28/155439526/peruri-sulap-bekas-pabrik-jadi-ruang-terbuka-hijau-di-jakarta-selatan