Pemodal Rugi Besar Gara-gara Barisan Saham Ini Turun Drastis

Pemodal Rugi Besar Gara-gara Barisan Saham Ini Turun Drastis

Pemodal rugi besar gara-gara barisan saham ini turun drastis pekan ini. Sebab, harganya jatuh dari 12% hingga 23% dan masuk top losers - Halaman all

(InvestorID) 28/09/24 18:00 15676718

JAKARTA, investor.id – Pemodal rugi besar gara-gara barisan saham ini turun drastis pada pekan ini . Sebab, harganya jatuh dari 12% hingga 23% dalam sepekan (17-20 September 2024). Saham-saham tersebut juga masuk daftar top losers.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) tercatat sebagai saham paling rugi. Saham PMMP terjungkal sebesar 23,2% dan memimpin top losers selama pekan ini. Harganya melorot menjadi Rp 149 dari Rp 194 pada pekan lalu.

Diikuti, saham PT Green Power Group Tbk (LABA) terpuruk 20% menjadi Rp 496, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) ambles 18,7% menjadi Rp 7.175, PT Chitose Internasional Tbk (CINT) jatuh 16,9% menjadi Rp 186, PT Aman Agrindo Tbk (GULA) terkoreksi 16,6% menjadi Rp 380, dan PT Kurniamitra Duta Sentosa Tbk (KMDS) terpangkas 15,2% menjadi Rp 720.

Kemudian, penurunan saham PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) jatuh 14,1% menjadi Rp 468, PT Dosni Roha Indonesia Tbk (ZBRA) turun 13,9% menjadi Rp 117, PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI) tergelincir 12,5% menjadi Rp 84, dan PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) berkurang 12,1% menjadi Rp 276.

Pada periode yang sama, indeks harga saham gabungan (IHSG) turun 0,6% ke level 7.696 dari 7.743 pada penutupan pekan lalu. Ini merupakan penurunan dua minggu berturut-turut. Kapitalisasi pasar bursa juga melorot 1% menjadi Rp 12.875 triliun dari Rp 13.007 triliun pada pekan lalu.

Sedangkan, rata-rata nilai transaksi harian justru naik 9,6% menjadi Rp 16,36 triliun dari Rp 14,93 triliun pada pekan lalu. Sedangkan rata-rata volume transaksi harian turun 14,72% menjadi 23,9 miliar saham dari 28 miliar saham pada pekan sebelumnya. Rata-rata frekuensi transaksi harian malah naik sebesar 5,3% menjadi 1,33 juta kali dari 1,26 juta kali pada pekan lalu.

Pada perdagangan Jumat (27/9/2024), investor asing mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 493,2 miliar. Hal itu membuat nilai beli asing (net buy) investor asing sepanjang tahun berjalan ini berkurang menjadi Rp 52,7 triliun.

Saham Paling Untung

Sementara itu, ada 10 saham paling menguntungkan. Sebab, melonjak dari 21% hingga 78% selama sepekan (23 – 27 September 2024). Alhasil, saham-saham tersebut menduduki top gainers.

Saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) catatkan untung terbesar, dan memimpin top gainers. Sebab, SONA melejit 78,2% dan harganya menjadi Rp 4.350 dari Rp 2.440 pada pekan lalu.

Diikuti saham PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) melonjak 76,8% menjadi Rp 5.500, PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) meningkat 40,6% menjadi Rp 232, PT Bank J Trust Indonesia Tbk (BCIC) terkerek 33,6% menjadi Rp 143, dan PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) melesat 30,1% menjadi Rp 220.

Kemudian, saham PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) naik 27,2% menjadi Rp 700, PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) melambung 25,4% menjadi Rp 148, PT Tira Austenite Tbk (TIRA) menguat 25% menjadi Rp 515, PT Voksel Electric Tbk (VOKS) menanjak 22% menjadi Rp 266, dan PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) terkerek 21,4% menjadi Rp 68.

Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #top-losers #saham-rugi #pmmp #ihsg #top-gainers #saham-untung #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/374926/pemodal-rugi-besar-garagara-barisan-saham-ini-turun-drastis