Orangtua, Jangan Lupa Ukur Lingkar Kepala Anak di Posyandu
Mengukur lingkar kepala tidak kalah penting karena termasuk dalam parameter pertumbuhan anak.
(Kompas.com) 28/09/24 17:12 15681070
JAKARTA, KOMPAS.com – Sebagian orangtua lebih mementingkan pengukuran tinggi atau panjang badan dan berat badan saat membawa anak ke posyandu untuk kontrol bulanan.
Padahal, menurut dokter spesialis anak di Klinik Armedika dr. Wanda Gautami, Sp.A, mengukur lingkar kepala tidak kalah penting karena termasuk dalam parameter pertumbuhan anak.
“Kalau tumbuh, parameternya itu berat dan panjang badan, dan lingkar kepala. Jangan lupakan lingkar kepala karena itu penting sekali untuk anak hingga usia dua tahun,” kata dia dalam sesi diskusi daring, Sabtu (21/9/2024).
- 4 Tips agar Anak Tidak Takut ke Dokter Gigi
- Dr. Tirta Bagikan 5 Tips Siapkan Anak Sebelum Ikut Lomba Lari
Lingkar kepala anak perlu diketahui karena menandakan pertumbuhan anak, apakah berjalan dengan baik atau tidak. Ini sejalan dengan penambahan berat dan panjang badan.
Wanda mengatakan, jika berat dan panjang badan bertambah, pastinya ukuran lingkar kepala juga bertambah. Namun, lingkar kepala bisa tidak bertambah jika ada kelainan.
“Misalnya infeksi genetik, atau kelainan yang di luar nutrisi, itu bisa ketahuan juga dari pengukuran panjang badan dan lingkar kepala. Kalau anak sakit juga bisa diketahui,” tutur dia.
Dampak ukuran lingkar kepala di bawah standar
Setiap bidan dan dokter anak memiliki daftar standar ukuran berat dan panjang badan anak, serta lingkar kepala anak.
Khusus lingkar kepala, apabila ukurannya di bawah standar, dikhawatirkan memengaruhi kognitif dan kecerdasan anak. Tentunya, setiap ayah dan ibu ingin si kecil tumbuh menjadi anak yang cerdas.
“Pertumbuhan itu memang ada tiga aspek, yaitu berat badan, panjang badan, dan lingkar kepala. Semuanya itu bisa menilai kecukupan nutrisi anak, ada masalah kelainan genetik atau tidak, ada masalah infeksi atau tidak, dan masalah lainnya,” jelas Wanda.
- 7 Penyebab Anak Sering Melawan Orangtua yang Wajib Diketahui
- Catat, 6 Tahapan Perkembangan Bicara Anak
Jadi, sepanjang periode golden age atau rentang usia 0-5 tahun, sebaiknya orangtua rutin memeriksa tiga aspek itu untuk memastikan pertumbuhan anak berjalan normal tanpa masalah.