Saham Adaro Minerals (ADMR) Diburu, Sempat Tersiar Info Ini

Saham Adaro Minerals (ADMR) Diburu, Sempat Tersiar Info Ini

Saham Adaro Minerals (ADMR) laris manis diburu pada 27 September kemarin. Harga saham ADMR pun loncat. - Halaman all

(InvestorID) 28/09/24 20:50 15691111

JAKARTA, investor.id - Saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) diparkir loncat 5,96% ke Rp 1.510 pada akhir perdagangan 27 September 2024 kemarin.

Sebanyak 135,33 juta saham Adaro Minerals ditransaksikan, frekuensinya juga tinggi laris manis sebanyak 17.560 kali, dan nilai transaksi Rp 203,63 miliar.

Saham ADMR cukup banyak diakumulasi pada Jumat kemarin. Broker BRI Danareksa Sekuritas mencatatkan net buy saham Adaro Minerals Rp 28,1 miliar, UBS Sekuritas net buy Rp 11,7 miliar, JP Morgan Sekuritas net buy Rp 11,2 miliar, dan Indo Premier net buy Rp 7,9 miliar.

Asing pun memborong saham anak usaha PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) ini pada perdagangan kemarin. Di mana asing mencatatkan net buy saham ADMR Rp 53,4 miliar.

Pada perdagangan 25 dan 26 September 2024, saham ADMR juga selalu positif masing-masing +2,27% dan +5,56%. Dalam sepekan terakhir, saham ADMR melompat 11,85%.

Di sisi lain, sudah tersiar bahwa Adaro Energy (ADRO) berencana melepas 99,99% saham PT Adaro Andalan Indonesia (AAI) atau dahulu bernama PT Alam Tri Abadi, perusahaan yang bergerak di bisnis batu bara termal, dengan nilai berkisar US$ 2,45-2,63 miliar.

Terkait rencana transaksi itu, Adaro bakal meminta restu lewat rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 18 Oktober 2024.

Dalam keterbukaan informasi, manajemen ADRO sempat mengungkap bahwa perseroan berencana untuk memisahkan bisnis pilar pertambangan dan juga beberapa bisnis pendukung di bawah AAI dengan pilar bisnis Adaro Minerals (ADMR) dan Adaro Green.

“Rencana transaksi perseroan diharapkan akan membantu AAI dan pilar bisnis non batu bara termal untuk meningkatkan fokus pengembangan dan kinerja,” papar manajemen Adaro Energy.

Pemisahan ini juga akan membantu bisnis hijau perseroan - melalui Adaro Minerals (ADMR) dan Adaro Green - untuk mendapatkan akses terhadap sumber pembiayaan yang lebih banyak, biaya pendanaan yang lebih kompetitif, memberikan akses yang lebih baik pada proyek-proyek ramah lingkungan dengan partner bisnis potensial peringkat atas, serta memberikan opsi investasi yang lebih banyak pada investor publik untuk berinvestasi sesuai dengan minat dan pandangannya.

Kalimantan Aluminium Industry

Sementara itu, Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) telah menyetujui usulan pembentukan 6  KEK baru dan perluasan KEK Nongsa di Batam. Hal ini juga ada kaitannya dengan Adaro Minerals (ADMR).

“Semua usulan KEK ini akan segera disiapkan regulasinya dan kami menargetkan peraturan pemerintah (PP) terkait dapat rampung pada minggu kedua Oktober 2024,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dikutip dari keterangan resmi yang dirilis baru-baru ini.

Dewan Nasional akan merekomendasikan kepada presiden untuk penetapan PP atas 6 KEK baru dan penambahan luasan untuk KEK Nongsa.

Salah satu dari 6 KEK yang diusulkan itu adalah KEK Mangkupadi yang terletak di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Ini merupakan usulan oleh PT Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI).

Dengan luas lahan mencapai 11.696,53 hektare, KEK ini ditargetkan untuk menyerap tenaga kerja sebanyak 140.796 orang dan merealisasikan investasi sebesar Rp 504 triliun.

Fokus utama dari KEK Mangkupadi adalah pengembangan sektor manufaktur, khususnya dalam produksi dan pengolahan, logistik dan distribusi, serta pengembangan energi terbarukan. Di mana PT Kalimantan Aluminium Industry yang bergerak di bidang smelter aluminium menjadi anchor investor dari KEK ini.

Dan sebagaimana diketahui, Kalimantan Aluminium Industry merupakan anak usaha Adaro Minerals Indonesia (ADMR), yang berarti entitas dari Grup Adaro Energy (ADRO).

Dalam news release ADMR terkait kinerja semester I-2024 diungkap bahwa aktivitas konstruksi di PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI) terus berlanjut, dengan progres yang dicapai pada area smelter aluminium, area jetty, serta area mess permanen untuk karyawan.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #adaro-minerals #admr #adaro #adro #kalimantan-aluminium-industry #adaro-energy #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/374939/saham-adaro-minerals-admr-diburu-sempat-tersiarinfo-ini