Hampir Usia 2 Tahun Anak Belum Bisa Bicara, Perlu ke Dokter?

Hampir Usia 2 Tahun Anak Belum Bisa Bicara, Perlu ke Dokter?

Bagaimana jika anak berusia hampir dua tahun atau 22 bulan belum bisa merangkai kata-kata yang jelas?

(Kompas.com) 29/09/24 21:06 15744974

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada banyak tahap perkembangan anak yang perlu dicatat ayah dan ibu, salah satunya kemampuan mereka berbicara.

Adapun, kemampuan berbicara memiliki milestone di setiap usianya dan dimulai dari usia nol bulan.

Namun, bagaimana jika anak berusia hampir dua tahun atau 22 bulan belum bisa merangkai kata-kata yang jelas? Perlukah dibawa ke dokter? Berikut ulasannya.

Anak 2 tahun belum bisa bicara, perlu dibawa ke dokter?

Ketika anak hampir berusia dua tahun tetapi belum bisa berbicara, orangtua disarankan untuk membawanya ke dokter.

"Itu sebaiknya dibawa ke dokter anak. Karena, usia 16 bulan, paling tidak sudah bisa (mempelajari dan mengatakan) 50 kosakata selain \'mama\' dan \'papa\'," ungkap dokter spesialis anak di Klinik Armedika dr. Wanda Gautami, Sp.A dalam sesi diskusi daring, Sabtu (21/9/2024).

Sebenarnya, pada usia 0-6 bulan, anak mulai bisa berbicara meskipun yang dikeluarkan hanyalah suara tanpa arti.

Pada usia 2-3 bulan, misalnya kemampuannya sebatas cooing atau mengeluarkan suara "ahh" dan "ooh".

Mendekati usia enam bulan, bayi dapat merespons terhadap namanya sendiri dan mengenali emosi dalam nada bicara pengasuhnya.

Selanjutnya, mereka mulai bisa mengoceh dengan mengeluarkan kata “papapa”, “dadada”, atau “mamama”.

Mulai mengerti namanya

Pada usia 6-9 bulan, bayi mulai mengerti namanya dan mengoceh tanpa arti.

“Anak akan mulai mengoceh, setelah usia enam bulan, (mengatakan) ‘mamamama’ dan ‘papapapa’,” ujar Wanda.

Perkembangan itu mulai semakin terlihat saat bayi menginjak usia 9-12 bulan.

Kemudian, mereka juga suka menirukan kata yang didengarnya. Pada 12 bulan, bayi mulai mengerti 70 kata.

"Pada umur satu tahun, biasanya akan mulai ngomong ‘mama’ dan ‘papa’. Mereka sudah tahu ini adalah mama dan ini adalah papa. Kalau (pakai sebutan) bunda dan ayah, agak susah. Memang paling gampang ‘mama’ dan ‘papa’,” lanjut dia.

Menginjak usia 12-18 bulan, bayi mulai bisa mengucapkan 3-6 kata dengan arti, mengikuti perintah, mengangguk, menggelengkan kepala, dan menunjuk.

Pada rentang usia ini, mereka juga mulai mempelajari lima hingga 50 kosakata selain “mama” dan “papa”.

Lalu, anak berusia 18-24 bulan mengalami ledakan bahasa karena hampir setiap hari memiliki kosakata baru.

Kemampuannya juga bertambah sehingga si kecil mampu membuat kalimat yang terdiri dari dua kata.

Kemampuan berkomunikasi

Kemampuan anak untuk merangkai kata-kata memang terjadi pada usia 24 tahun atau dua tahun.

Namun, jika belum ada kata-kata yang jelas saat anak berusia hampir dua tahun, ada kemungkinan mereka mengalami masalah dalam kemampuan berkomunikasi.

Terutama, jika anak memahami apa yang diberitahu atau diinstruksikan oleh orangtuanya.

"Mengerti instruksi tidak ada masalah, tapi bicaranya, komunikasinya, masih belum oke. Sebaiknya, pergi ke dokter untuk dievaluasi," imbau Wanda.

Ketika dievaluasi, dokter anak bisa membantu menangani perkembangan bicara anak, seperti melalui terapi.

Menurut Wanda, hal itu sebaiknya dilakukan agar anak mulai bisa berkomunikasi dan mengekspresikan dirinya.

Jika anak tidak bisa mengekspresikan keinginannya, anak akan lebih mudah tantrum.

"Karena, terkadang ada anak yang tantrum itu karena pengin ngomong tapi enggak bisa ngomong," lanjut Wanda.

#anak-belum-bisa-bicara #anak-usia-2-tahun-belum-bisa-bicara

https://lifestyle.kompas.com/read/2024/09/29/210600420/hampir-usia-2-tahun-anak-belum-bisa-bicara-perlu-ke-dokter-