Sengatan Stimulus Jumbo China Masih Kuat, Tiga Saham untuk Trading Sepekan

Sengatan Stimulus Jumbo China Masih Kuat, Tiga Saham untuk Trading Sepekan

Sengatakan stimulus jumbo China masih kuat pengaruhi pasar. Ada tiga saham direkomendasikan untuk trading sepekan, salah satunya PTBA - Halaman all

(InvestorID) 30/09/24 04:44 15749039

JAKARTA,investor.id - Community Lead PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) Angga Septianus menjelaskan sengatakan stimulus jumbo China masih akan kuat mempengaruhi pasar pada pekan ini. Dengan demikian, pantau outflow investor asing di Indeks harga saham gabungan (IHSG). Meski demikian, ada tiga saham direkomendasikan untuk trading sepekan.

Angga mengatakan, pada pekan lalu, People\'s Bank of China (PBoC) menerbitkan stimulus kebijakan moneter untuk menopang target pertumbuhan ekonomi. Hal ini membuat, indeks saham China dan Hong Kong mengalami lonjakan kenaikan setelah stimulus ini. Selanjutnya terkait sentimen outflow Asing di IHSG dan rotasi ke China, investor asing mencatatkan aksi jual masif dan melakukan rotasi ke indeks di China dan Hong Kong.

“Asing mencatatkan penjualan sebesar 4,3 Triliun selama seminggu kemarin dan mengurangi posisi di Indonesia, lalu berpotensi pindah ke China yang menerapkan stimulus jumbo tersebut. Tercatat asing melakukan penjualan terbesar di saham BBRI, BREN, BMRI dan BBCA,” tulis Angga dalam risetnya, Minggu (29/9/2024).

Untuk itu, lanjut Angga, pergerakan investor asing patut dipantau pada Senin (30/9/2024), mengingat hari ini merupakan penutupan kuartal ketiga dan biasanya akan terjadi rebalancing.

"Akan bagus jika investor asing kembali mencatatkan aksi beli di saham-saham blue chip kita pada Oktober pasca rebalancing di minggu terakhir September,” jelasnya.

Di satu sisi, Angga mengatakan, sengatan stimulus jumbo China tersebut akan membuat demand perdagangan akan kembali naik terutama untuk permintaan mineral logam. Sebab, China merupakan konsumen utama untuk komoditas dunia. China merupakan pangsa pasar ekspor terbesar dari Indonesia.

“Dengan stimulus ini maka rotasi sektor mulai terjadi dari sektor perbankan ke sektor komoditas dan mineral logam seperti saham-saham MDKA, TINS, INCO, MBMA, ADRO, PTBA dan lain-lainnya,” tambahnya.

Sedangkan dari dalam negeri, Angga menyebut, ada sentimen inflasi dan PMI Indonesia. Untuk inflasi Indonesia diprediksi meningkat tipis ke 2,3% dan PMI diharapkan dapat kembali ke atas level 50 yaitu level ekspansif.

Angga merekomendasikan tiga saham untuk trading sepekan, yaitu:

1. PTBA

- Buy on Breakout

- Support 3.040

- Resistance 3.400

- Sentimen stimulus jumbo China pada emiten PTBA masih sangat kuat. Harga batu bara terus membara pada akhir pekan lalu tertopang stimulus besar dari China untuk menghidupkan kembali pertumbuhan ekonomi negaranya. IPOT merekomendasikan entry buy on breakout PTBA di 3.040.

2. ADRO

- Buy

- Support 3.780

- Resist 4.160

- Gebrakan China dengan meluncurkan paket stimulus untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi berdampak pada emiten di Indonesia, termasuk pergerakan saham ADRO. IPOT merekomendasikan entry buy ADRO di 3.910.

3. LPPF

- Buy

- Support 1.570

- Resistance 1.750

- Kembalinya aktivitas ekonomi dan biaya konsumsi yang akan lebih rendah kedepannya karena suku bunga diturunkan menjadi sentimen positif untuk emiten ritel yang akan kembali boost konsumsi masyarakat secara overall.

Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #ihsg #investor-asing #indo-premier-sekuritas #ipot #rekomendasi-saham #trading-saham #ptba #stimulus-jumbo-china #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/374997/sengatan-stimulus-jumbo-china-masih-kuat-tiga-saham-untuk-trading-sepekan