Pura 70 Ultra Dapat Izin Edar, Huawei Siap "Come Back" ke Pasar Smartphone Indonesia?
Smartphone Huawei Pura 70 Ultra terdaftar di laman sertifikasi TKDN Kemenperin. Ponsel ini jadi sinyal kembalinya Huawei ke pasar ponsel Indonesia. Halaman all
(Kompas.com) 30/09/24 09:02 15757536
KOMPAS.com - Huawei tampaknya sedang bersiap "come back" alias meramaikan lagi pasar smartphone Indonesia, setelah vakum selama beberapa tahun terakhir.
Tanda-tanda rencana itu terendus dari kemunculan nomor model smartphone Huawei, yakni Pura 70 Ultra di dua laman sertifikasi di Indonesia.
Pertama adalah laman sertifikasi perangkat Pos dan Telekomunikasi (Postel) dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Nomor ponsel yang sama juga terdaftar di laman Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
Di kedua laman sertifikasi itu, Huawei Pura muncul dengan nomor model HBP-LX9. Namun di laman Postel dirinci pula nama perangkatnya, yakni Huawei Pura 70 Ultra.
Smartphone ini lolos sertifikasi Postel per Kamis (27/9/2024) dengan nomor sertifikat 103806/SDPPI/2024.
Adapun di laman TKDN, smartphone ini hanya muncul dengan nomor modelnya saja. Menurut situs ini, Huawei Pura 70 Ultra sudah lolos TKDN dengan persentase nilai TKDN 36,05 persen.
Laman yang dikelola Kemenperin ini juga menyantumkan sedikit spesifikasi smartphone, di antaranya mendukung jaringan LTE.
Kompas.com/Lely Maulida Screenshot sertifikasi Huawei Pura 70 Ultra di situs Postel dan TKDN KemenperinTidak ada informasi lainnya yang dibagikan Postel maupun TKDN terkait smartphone ini. Namun kemunculannya di dua situs regulator tersebut menjadi indikasi kuat bahwa Huawei Pura 70 Ultra bakal diboyong ke Tanah Air.
Pihak Huawei sendiri belum memberikan pengumuman apa pun soal Pura 70 Ultra di Indonesia. Pantauan KompasTekno di situs web maupun media sosial Huawei Indonesia, fokus pada smartwatch Huawei Watch GT 5 series bakal dirili awal Oktober 2024 mendatang.
Baka jadi Pura series pertama di Indonesia
Huawei Pura 70 Ultra telah dirilis Huawei di China pada pertengahan April 2024 lalu, bersama dengan Pura 70 "reguler", Pura 70 Pro dan Pura 70 Pro Plus. Ponsel ini juga dirilis global pada Mei 2024.
Pura Series terbilang sebagai lini ponsel terbaru dari Huawei karena baru diperkenalkan pada April 2024, tepat sebelum Pura 70 series diluncurkan perdana.
Walaupun terhitung baru, lini seri ini diposisikan sebagai rebranding dari Huawei P series, di mana beberapa modelnya masuk Indonesia seperti P30 series pada April 2019 lalu.
Bila Pura 70 Ultra benar-benar dirilis resmi di Indonesia, hal ini akan menadai debut Pura series di Tanah Air.
Selain itu, peluncuran smartphone itu sekaligus bakal menjadi momen come back-nya Huawei ke pasar smartphone Indonesia setelah absen dua tahun terakhir. Smartphone terakhir Huawei yang rilis di Tanah Air yaitu Huawei P50 Pro, meluncur pada Februari 2022 lalu.
Spesifikasi Pura 70 Ultra
Seperti disebutkan di atas, Huawei Pura 70 Ultra sudah lebih dulu dirilis di China dan pasar global. Jadi, spesifikasinya sudah bisa diperkirakan.
Huawei Pura 70 Ultra merupakan model tertinggi dari Pura 70 series. Lini ini terdiri dari empat model, yakni ura 70, Pura 70 Pro, Pura 70 Pro Plus, dan Pura 70 Ultra sebagai model tertinggi.
Kendati begitu, secara spesifikasi, Pura 70 Ultra punya kesamaan dengan Pura 70 Pro Plus. Hanya ada sedikit perbedaan, yaitu desain punggung dan sektor fotografinya.
Huawei Pura 70 Ultra dirancang dengan punggung berbahan kulit vegan eksklusif disertai lensa kamera yang bisa menonjol keluar.
Huawei Pura 70 Ultra dilengkapi modul kamera dengan bentuk yang unik, yakni segitiga sembarang. Terdapat tiga kamera yang diposisikan secara zig-zag menyesuaikan sudut segitiganya.
Nah, sensor kamera yang paling besar ini merupakan kamera utama Pura 70 Ultra. Kamera utama tersebut memiliki sensor ukuran 1 inci resolusi 50 MP. Kamera tersebut juga dilengkapi lensa mekanik yang dapat keluar-masuk secara otomatis saat akan digunakan.
Huawei mengeklaim mekanisme komponen lensa mekaniknya ini bisa tahan 300.000 kali buka tutup. Dalam video demo yang diunggah, terdapat lensa teleskopik yang berputar dengan struktur motor yang rumit.
Mekanisme ini menjadi alternatif untuk menyematkan sensor 50 MP berukuran 1 inci supaya tetap tipis secara tampilan. Di saat yang bersamaan, mekanisme ini secara tidak langsung mengakomodasi sensor berukuran 1 inci tadi.
Ketika lensa “nongol” keluar, sensor akan lebih banyak menyerap cahaya yang masuk. Artinya, hasil potret yang diambil juga bisa lebih terang dan fokus. Mekanisme seperti ini serupa dengan kamera profesional DSLR, mirrorless, ataupun kamera digital lainnya.
Adapun kamera utama 50 MP di Pura 70 Ultra memiliki rentang aperture mulai dari f/1.6 hingga f/4.0, sedangkan untuk panjang fokusnya (focal length) mencapai 22,5 mm.
Huawei juga turut menghadirkan mesin XD Motion baru untuk menunjang kemampuan kamera menangkap objek yang bergerak cepat. Jadi, kamera dimungkinkan menangkap objek kendaraan dengan laju kecepatan 360 kilometer per jam atau 186 meter per hour.
Sementara itu, konfigurasi dua kamera lainnya adalah telefoto 50 MP (f/2.1) yang disertai fitur penstabil gambar (OIS/Optical Image Stabilization) dan zoom optik 3,5x atau focal lenght 90 mm Kamera telefoto itu juga punya fungsi ganda sebagai kamera makro. Pengguna bisa memotret objek dengan jarak 5 cm saja.
Kemudian, kamera ketiganya adalah kamera ultrawide beresolusi 40 MP yang memiliki focal length sekitar 13 mm.
Huawei juga membawa peningkatan pada cloud foto AI agar pengguna bisa memiliki opsi menghapus objek dari foto, memperbaiki gambar, dan sebagainya.
Spesifikasi lengkap Huawei Pura 70 Ultra bisa disimak di artikelHP Huawei Pura 70 Series Meluncur Global, Harga mulai Rp 12,5 Juta.
Perlu diingat, bahwa belum ada informasi resmi dari Huawei soal ponsel ini, termasuk apakah spesifikasinya sama persis dengan versi China dan global atau tidak.