Nikkei Jepang Anjlok 4% Saat Pasar Asia Pasifik Tunggu Data China
Nikkei 225 Jepang anjlok lebih dari 4% pada pembukaan perdagangan Senin (30/9/2024). - Halaman all
(InvestorID) 30/09/24 08:02 15761838
TOKYO, investor.id – Nikkei 225 Jepang anjlok lebih dari 4% pada pembukaan perdagangan Senin (30/9/2024). Sementara itu, saham Australia mencapai rekor tertinggi baru menjelang data ekonomi utama dari China dan Jepang.
Penjualan ritel negara itu pada Agustus 2024 naik 2,8% dari tahun ke tahun (YoY), mengalahkan estimasi jajak pendapat Reuters sebesar 2,3%. Angka ini naik dari revisi kenaikan 2,7% pada Juli 2024. Topix yang berbasis luas mengalami penurunan yang lebih kecil sebesar 3,13%.
Secara terpisah, otoritas China akan merilis angka indeks manajer pembelian resmi untuk September 2024. Para ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan PMI manufaktur akan mencapai 49,5, kontraksi yang lebih lemah dibandingkan dengan 49,1 pada Agustus 2024.
Survei PMI Caixin, yang merupakan survei swasta yang disusun oleh S&P Global, juga akan dirilis Senin.
S&P/ ASX 200 Australia naik 0,56%, menembus level tertinggi sepanjang masa di 8.246,2.
Kospi Korea Selatan naik 0,13% dan Kosdaq berkapitalisasi kecil naik tipis.
Indeks berjangka Hang Seng (HSI) Hong Kong berada di 20.910, lebih rendah dari penutupan terakhir HSI di 20.632,30.
Pada perdagangan akhir pekan lalu di Amerika Serikat (AS), Dow Jones Industrial Average naik ke level tertinggi baru karena para trader menilai data baru yang menunjukkan lebih banyak kemajuan dalam mengendalikan inflasi.
Dow yang terdiri dari 30 saham naik 0,33%, berakhir di 42.313,00. S&P 500 turun 0,13%, sementara Nasdaq Composite turun 0,39%.
Hal ini terjadi saat para pedagang menilai data inflasi Agustus 2024 yang menggembirakan, memperlihatkan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) sebagai ukuran inflasi yang disukai The Federal Reserve (The Fed) meningkat 0,1%, sesuai dengan ekspektasi dari para ekonom yang disurvei oleh Dow Jones.
PCE naik pada kecepatan tahunan sebesar 2,2%, di bawah perkiraan 2,3%.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #pasar-asia-pasifik #pasar-saham-asia-pasifik #saham-asia-pasifik #asia-pasifik #wall-street #berita-ekonomi-terkini