Wall Street Happy Ending , S&P 500 dan Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi Lagi
Wall Street ditutup menguat pada Senin (30/9/2024). S&P 500 dan Dow Jones cetak rekor tertinggi lagi, tutup bulan dan kuartal dengan positif - Halaman all
(InvestorID) 01/10/24 04:48 15797547
NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks Wall Street ditutup menguat pada Senin (30/9/2024), setelah sempat melemah pada awal perdagangan. Bahkan, S&P 500 dan Dow Jones mencetak rekor tertinggi penutupan sepanjang masa (all time high/ATH) lagi, serta menutup bulan dan kuartal dengan hasil positif.
Dikutip CNBC internasional, S&P 500 menguat 0,42% dan ditutup pada 5.762,48 dan Dow Jones Industrial Average naik tipis 17,15 poin (0,04%) menjadi 42.330,15. Kedua indeks ini mencatatkan rekor tertinggi penutupan. Sementara itu, Nasdaq Composite juga naik 0,38%, berakhir di level 18.189,17.
Saham-saham menguat menjelang penutupan perdagangan, menghapus kerugian di awal perdagangan. Hal itu terjadi setelah pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell.
Powell menyatakan, pemangkasan suku bunga lebih lanjut mungkin terjadi, namun menegaskan bahwa bank sentral tidak memiliki jalur yang telah ditetapkan. Jika ekonomi bergerak sesuai harapan, Powell mengisyaratkan akan ada dua pemangkasan suku bunga sebesar seperempat poin persentase masing-masing tahun ini.
“Ini bukanlah komite yang merasa terburu-buru untuk memangkas suku bunga dengan cepat,” kata Powell.
Perdagangan Wall Street pada Senin menandai akhir bulan dan kuartal yang kuat, meskipun berfluktuasi untuk tiga indeks utama.
Pasar saham mengalami awal yang sulit pada September, yang secara historis menjadi bulan terlemah bagi pasar saham, tetapi berhasil bangkit setelah The Fed memangkas suku bunga sebesar setengah poin, lebih besar dari perkiraan.
Sepanjang September, Dow Jones naik 1,9%, sementara Nasdaq yang banyak diisi oleh saham teknologi menguat 2,7%. Sedangkan S&P 500 melesat 2%, menjadi September pertama yang mencatatkan hasil positif sejak 2019.
Wall Street di Kuartal III
Di kuartal ketiga, Wall Street menghadapi beberapa tantangan yang membuat investor ragu akan keberlanjutan kenaikan besar pada 2024. Salah satu momen yang paling menonjol adalah anjloknya pasar global pada 5 Agustus, di mana Dow Jones turun lebih dari 1.000 poin.
Namun, pada akhirnya, investor berhasil mengatasi kekhawatiran tersebut. Bahkan, Dow Jones mengakhiri kuartal III dengan mencatatkan kenaikan Sebesar 8%. S&P 500 dan Nasdaq masing-masing menambahkan sekitar 5,5% dan 2,6% sejak Juli.
CEO Bowersock Capital Partners Emily Bowersock Hill mengatakan, kondisi pasar bullish berhasil bertahan melalui kuartal terlemah dalam setahun secara historis. “Pasar ini kemungkinan akan tetap kuat setidaknya hingga akhir tahun, karena laba perusahaan masih kuat, suku bunga terus turun, dan konsumen masih aktif berbelanja,” jelasnya.
Meskipun optimisme investor tinggi menjelang akhir tahun, Oktober memiliki sejarah yang penuh tantangan bagi pasar. Bulan ini dikenal dengan volatilitas yang ekstrem, dengan beberapa penurunan besar di Wall Street terjadi pada Oktober.
Pada pekan ini, para pelaku pasar akan memantau data tenaga kerja yang banyak diawasi untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut mengenai kondisi ekonomi Amerika Serikat (AS).
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #wall-street #dow-jones #s-p-500 #nasdaq #pemangkasan-suku-bunga #rekor-tertinggi-dow-jones #rekor-tertinggi-s-p #the-fed #berita-ekonomi-terkini