Powell Indikasikan The Fed Tidak Terburu-buru, Pemangkasan Suku Bunga Lebih Kecil

Powell Indikasikan The Fed Tidak Terburu-buru, Pemangkasan Suku Bunga Lebih Kecil

Ketua The Fed Jerome Powell indikasikan bank sentral AS kemungkinan akan memangkas suku bunga seperempat persen dan tidak terburu-buru - Halaman all

(InvestorID) 01/10/24 04:00 15797551

TENNESSEE, investor.id - Ketua The Fed Jerome Powell mengindikasikan, bank sentral Amerika Serikat (AS) kemungkinan akan memangkas suku bunga sebesar seperempat persen di masa depan dan tidak merasa ‘terburu-buru’ setelah data terbaru menunjukkan peningkatan keyakinan terhadap pertumbuhan ekonomi dan belanja konsumen.

“Ini bukan komite yang merasa terburu-buru untuk memangkas suku bunga dengan cepat,” kata Powell dalam konferensi National Association for Business Economics dikutip dari Reuters, Selasa (1/10/2024). Meskipun Federal Open Market Committee (FOMC) memulai siklus pelonggaran dengan pemangkasan yang lebih besar dari perkiraan sebesar setengah persen pada pertemuan 17-18 September lalu.

“Kami akan melakukan apa yang diperlukan dalam hal kecepatan bergerak,” lanjut Powell, untuk menjaga inflasi menuju target 2% sambil mempertahankan tingkat pengangguran yang rendah.

Namun, soal besaran pemangkasan lainnya untuk mengimbangi penurunan cepat inflasi sejak tahun lalu, Powell menyatakan bahwa dasar kebijakan saat ini adalah dua kali pemangkasan sebesar seperempat persen hingga akhir tahun ini, seperti yang diindikasikan dalam proyeksi ekonomi terbaru para pembuat kebijakan yang dirilis bulan ini.

“Jika ekonomi berkembang sesuai dengan harapan, itu berarti akan ada dua kali lagi pemangkasan hingga akhir tahun ini, dengan total penurunan sebesar setengah persen,” kata Powell.

Komentar Powell ini didasarkan pada kepercayaan yang kuat terhadap pertumbuhan ekonomi yang didukung oleh revisi data terbaru yang meningkatkan perkiraan pendapatan, belanja, dan tabungan serta menunjukkan pendapatan domestik bruto (GDI) tumbuh lebih cepat dari perkiraan.

“Revisi laporan pemerintah AS mengenai GDI ini menghilangkan risiko penurunan ekonomi dan menunjukkan bahwa belanja dapat terus berada pada level yang sehat,” papar Powell.

GDI adalah ukuran alternatif dari pertumbuhan ekonomi, mirip dengan produk domestik bruto (PDB), tetapi menggunakan pendapatan sebagai tolok ukur. Sebelumnya, terdapat kesenjangan antara keduanya yang menyebabkan kekhawatiran bahwa output mungkin lebih lemah dari perkiraan, namun kedua ukuran tersebut kini telah bersatu setelah revisi GDI dinaikkan.

“Ekonomi berada dalam kondisi yang solid,” tegas Powell.

Ketika Powell berbicara, pasar keuangan semakin condong ke perkiraan bahwa The Fed akan memangkas suku bunga dalam langkah-langkah sebesar seperempat persen, dan sekarang melihat itu sebagai laju yang kemungkinan akan berlanjut hingga pertengahan tahun depan.

Namun, hasil akhir masih akan bergantung pada data ekonomi yang masuk, termasuk laporan ketenagakerjaan AS untuk September yang akan dirilis pada Jumat mendatang dan laporan Oktober yang dijadwalkan keluar pada 1 November, hanya beberapa hari sebelum pertemuan The Fed pada 6-7 November.

Saham sedikit melemah setelah pernyataan Powell, meskipun indeks utama ditutup lebih tinggi pada hari itu. Imbal hasil obligasi AS meningkat.

Risiko Dua Arah

Powell menyatakan, ekonomi AS tampaknya akan terus mengalami penurunan inflasi, yang memungkinkan The Fed mencapai tingkat suku bunga yang lebih netral ‘seiring waktu’.

"Penurunan inflasi telah meluas, dan data terbaru menunjukkan kemajuan lebih lanjut menuju pencapaian target 2% secara berkelanjutan. Kami tidak berada pada jalur yang telah ditetapkan sebelumnya. Risiko yang ada bersifat dua arah, dan kami akan terus membuat keputusan dari pertemuan ke pertemuan,” jelas Powell.

Tingkat suku bunga acuan The Fed saat ini berada di kisaran 4,75%-5,00%. Proyeksi ekonomi yang dirilis pada pertemuan sebelumnya menunjukkan bahwa ekspektasi median para pembuat kebijakan adalah suku bunga akan turun lebih lanjut menjadi 4,25%-4,50% pada akhir tahun ini, dan menjadi 3,25%-3,5% pada akhir 2025, dengan pelonggaran kebijakan berakhir pada 2026 dengan suku bunga berada di sekitar level netral jangka panjang yang diperkirakan sebesar 2,9%.

Pernyataan Powell mengenai ‘risiko dua arah’ menunjukkan adanya perdebatan terbuka di kalangan pejabat The Fed seiring data ekonomi yang terus berdatangan.

Data inflasi terbaru menunjukkan tingkat inflasi keseluruhan hanya sebesar 2,2%.

Namun, Powell merasa bahwa kondisi ekonomi yang lebih luas mendukung penurunan inflasi lebih lanjut. Harga barang telah menurun, sementara inflasi pada sektor jasa yang sebelumnya kaku kini mendekati laju sebelum pandemi.

Powell menambahkan, kemajuan pada inflasi perumahan telah berjalan ‘lambat’. Namun, Powell mencatat tingkat pertumbuhan sewa bagi penyewa baru tetap rendah. Selama hal ini berlanjut, inflasi layanan perumahan akan terus menurun.

Tidak hanya itu, lanjut Powell, pasar tenaga kerja tetap ‘solid’, dengan tingkat pengangguran 4,2% yang masih dianggap rendah dan berkelanjutan dalam jangka panjang oleh pejabat The Fed, bersamaan dengan inflasi yang mencapai target bank sentral.

“Secara keseluruhan, ekonomi dalam kondisi yang solid. Kami berniat menggunakan alat kami untuk menjaga hal tersebut,” tambah Powell, sembari menekankan bahwa The Fed telah membuat ‘kemajuan yang signifikan’ dalam menurunkan inflasi tanpa kenaikan tajam dalam pengangguran.

Dalam wawancara dengan Reuters pada Senin, Presiden The Fed Atlanta Raphael Bostic memperkirakan laju pemangkasan suku bunga yang ‘tertib’ ke depan, tetapi terbuka untuk pemangkasan setengah persen lainnya jika laporan ketenagakerjaan menunjukkan pelemahan yang signifikan dalam pertumbuhan lapangan kerja.

Hal ini sejalan dengan pernyataan pernyataan Gubernur The Fed Michelle Bowman bahwa fakta inflasi inti, yang tidak termasuk harga makanan dan energi, masih berada di angka 2,7% pada Agustus merupakan alasan untuk tidak memangkas terlalu cepat.

Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #ketua-the-fed #jerome-powell #pemangkasan-suku-bunga #ekonomi-as #inflasi-as #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/international/375130/powell-indikasikan-the-fed-tidak-terburuburu-pemangkasan-suku-bunga-lebih-kecil