Waktunya Serok Empat Saham Nikel Mumpung Lagi Murah
Saat ini adalah waktu tepat untuk akumulasi 4 saham nikel, yaitu INCO, NCKL, HRUM, dan ANTM. Berapa target harga INCO, NCKL, HRUM, dan ANTM? - Halaman all
(InvestorID) 01/10/24 13:28 15814314
JAKARTA, investor.id – Saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengakumulasi empat saham nikel, yakni PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), PT Harum Energy Tbk (HRUM), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), karena harganya sudah turun 50% dari posisi puncak. Empat saham tersebut mendapatkan rekomendasi positif dari Mandiri Sekuritas.
Secara fundamental, Mandiri Sekuritas mencatat, harga nikel di LME sudah naik 8% ke level US$ 17 ribu per ton dari level terendah US$ 15.700 per ton. Investor kini memang masih mencemaskan kondisi kelebihan pasokan nikel.
Tetapi, menurut Mandiri Sekuritas, yang perlu dicatat adalah China sudah merilis stimulus moneter untuk menggairahkan ekonomi. Produksi baja nirkarat (SS) di China juga diprediksi meningkat, sehingga bisa mengurangi kelebihan kapasitas nikel.
Faktor lainnya, Indonesia sudah menghentikan izin pabrik nikel RKEF yang menghasilkan NPI, feronikel, dan nikel matte. Ini akan mengurangi kekhawatiran kelebihan pasokan nikel kelas dua dari Indonesia.
Selain itu, rencana penutupan smelter nikel di Australia dan New Caledonia dengan total produksi 350 ribu ton akibat mahalnya biaya produksi akan mengikis pasokan nikel dunia.
INGS, lembaga riset nikel dunia, memprediksi surplus nikel berkurang menjadi 140 ribu ton pada 2025 dari tahun ini sebesar 170 ribu ton. Pada 2024 dan 2025, produksi nikel diprediksi mencapai 3,52 juta ton dan 3,65 juta ton vs konsumsi 3,35 juta ton dan 3,51 juta ton.
Rekomendasi dan Saham Pilihan
Saham pilihan teratas Mandiri Sekuritas di sektor nikel di Bursa Efek Indonesia adalah INCO dengan target harga Rp 4.850. INCO adalah proksi pemulihan harga nikel dunia di BEI.
“Kami menyukai INCO karena struktur biaya rendah, operasional yang lebih hijau, prospek pertumbuhan kuat melalui JV HPAL 180 ribu ton dan feronikel 73 ribu ton,” tulis broker itu, yang dikutip pada Selasa (1/10/2024).
Selanjutnya, buy NCKL dengan target harga Rp 1.150, karena NCKL memiliki biaya produksi rendah. Ini terjadi karena Harita Nickel adalah perusahaan nikel terintegrasi vertikal di Pulau Obi.
Lalu, buy HRUM dengan target harga Rp 1.500, seiring kuatnya prospek produksi dan laba bersih yang resilien. Terakhir, buy ANTM dengan target harga Rp 1.900. Katalisnya adalah kerja sama proyek baterai EV dengan sang raksasa CATL dan memiliki kas kuat dari bisnis emas yang belakangan harganya mengilap.
Editor: Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #saham-nikel #inco #antm #nckl #hrum #antam #rekomendasi-saham #mandiri-sekuritas #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/375191/waktunya-serok-empat-saham-nikel-mumpung-lagi-murah