1.000 Produk Dexa Sudah Tersertifikasi Halal
Lebih dari 1.000 produk Dexa Medica sudah tersertifikasi halal - Halaman all
(InvestorID) 01/10/24 16:13 15814341
JAKARTA, Investor.id -PT Dexa Medica berkomitmen dalam mendukung ekosistem industri halal di Indonesia. Hal ini diwujudkan dengan lebih dari 1.000 produk mereka yang sudah tersertifikasi halal dan telah didistribusikan tidak hanya secara nasional, tetapi juga diekspor ke mancanegara.
Quality Management Director Dexa Group Antonia Retno Tyas Utami menerangkan, produk yang sudah tersertifikasi halal itu di antaranya adalah produk-produk Obat Modern Asli Indonesia atau OMAI yang 100%. “Kami menjalankan Halal Management System yang terintegrasi sesuai dengan standar Good Manufacturing Practice (GMP) atau Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB). Halal Management System juga dijalankan dari hulu ke hilir secara konsisten,” ucap dia dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (1/10/2024)
Konsistensi dalam menjalankan kepatuhan dan halal management system dari Hulu ke Hilir, membuat Dexa Medica diganjar penghargaan Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2024 dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Perusahaan tersebut menang untuk kategori Best Halal Supply Chain. Penghargaan ini diberikan atas komitmen Dexa Medica dalam mendukung ekosistem industri halal di Indonesia.
Penyerahan penghargaan tersebut diserahkan oleh Sekjen Kemenperin Eko SA Cahyanto kepada Presiden Direktur PT Dexa Medica, V Hery Sutanto disaksikan oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita. "Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Dexa selalu memberikan produk farmasi berkualitas, aman, serta halal untuk konsumen mulai dari pengadaan bahan baku hingga ke produk jadi," ucap Hery.
Menperin dalam sambutannya memaparkan potensi pasar halal di Indonesia. Menurut Menperin, pertumbuhan ekonomi nasional harus didominasi oleh ekonomi syariah di masa mendatang. "Industri halal juga semakin hari semakin menunjukkan kinerja yang baik dan positif. Pada triwulan pertama 2024, sektor keunggulan halal value chain atau HVC tumbuh 1,94% year-on-year dengan sektor makanan dan minuman serta modest fashion mencatat pertumbuhan masing-masing sebesar 5,87% sampai 3,81%," papar Agus.
Ekonomi syariah dan industri halal telah dipandang sebagai sumber mesin pertumbuhan ekonomi baru. Posisi ekonomi syariah Indonesia di tataran global terus meningkat di berbagai sektor. Tahun lalu, secara keseluruhan Indonesia berhasil naik satu peringkat menjadi posisi ketiga pada Global Islamic Economy Indicator dalam SGIER 2023/2024, yang dirilis oleh Dinar Standard. Posisi ke-3 Indonesia tersebut, setelah Malaysia dan Arab Saudi, dengan melampaui posisi Uni Arab Emirat dan Bahrain.
“Dari lima indikator penilaian, terdapat tiga indikator yang menopang kenaikan tersebut dan berkorelasi dengan upaya Kementerian Perindustrian di sektor industri halal,” ucap dia.
Pertama, Indonesia berhasil naik tiga peringkat menjadi posisi kelima pada sektor industri farmasi dan kosmetik halal. Selanjutnya, pada sektor industri makanan halal, Indonesia menempati peringkat ketiga, mengungguli Turki, Singapura, dan Thailand. Kemudian, pada sektor modest fashion, Indonesia menempati level ketiga, melewati Singapura dan Italia.
“Oleh karena itu, sebagai upaya untuk mempromosikan dan meningkatkan awareness masyarakat terhadap produk industri halal, kami menyelenggarakan kegiatan IHYA ini, yang telah kami lakukan setiap tahunnya sejak tahun 2021,” tutur dia.
Editor: Leonard (severianocruel@yahoo.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #industri-halal #halal-value-chain #dexa-medica #omai #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/business/375209/1000-produk-dexa-sudah-tersertifikasi-halal