Jemaah Haji dan Umrah RI Bakal Dilayani Transportasi Bus Baru

Jemaah Haji dan Umrah RI Bakal Dilayani Transportasi Bus Baru

Anak usaha BPKH bakal ajak Perum DAMRI untuk berkolaborasi dalam melayani transportasi jemaah haji dan umrah di Arab Saudi. Halaman all

(Kompas.com) 01/10/24 17:40 15818847

JAKARTA, KOMPAS.com - Upaya untuk memberikan kenyamanan bagi Jemaah haji dan umrah Indonesia terus dilakukan Anak usaha Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), yakni BPKH Limited. Salah satu upaya yakni dengan menyediakan armada bus baru untuk melayani jemaah haji dan umrah di Arab Saudi.

Sidiq Haryono, Mudir BPKH Limited mengatakan, dengan investasi pembelian bus baru ini, pihaknya ingin memberikan service terbaik dan pengemudi yang berasal dari Indonesia. "Sehingga, membuat jemaah semakin nyaman dalam perjalanan selama di tanah suci,” jelas Sidiq, melalui keterangan pers, Selasa (1/10/2024).

Untuk mengoperasikan bus, lanjutnya, BPKH Limited bekerja sama dengan tiga syarikah transportasi yang telah memiliki izin lengkap dari otoritas pemerintah Saudi.

Kerja sama dengan tiga syarikah yakni Kayyan, Huda Al-Hijaaz, dan Shaqadif diteken di Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Gedung Al-Mutlaq Jeddah, Arab Saudi pekan lalu, Kamis (26/9/2024).

Dalam kesepakatan tersebut, BPKH Limited membeli sejumlah bus baru yang selanjutnya dioperasikan oleh syarikah operator bus yang sudah terdaftar sebagai anggota Naqabah untuk melayani jemaah haji dan umrah dengan rute Mekkah, Armuzna, Madinah, dan Jeddah.

Kemudian, untuk menjaga tingkat okupansi bus, BPKH Limited juga bekerja sama dengan asosiasi penyelenggara haji dan umrah, Perusahaan Penyelenggara Ibadah Umrah (PPIU) maupun Perusahaan Ibadah Haji Khusus (PIHK).

Sidiq menambahkan pihaknya sedang intens berkomunikasi dengan Perum DAMRI sebagai BUMN yang berpengalaman sebagai operator bus untuk berkolaborasi dalam melayani transportasi jemaah haji dan umrah di Arab Saudi.

“Kami ingin semua elemen merah putih dapat berkolaborasi dalam melayani jemaah Indonesia dan bersama-sama mendapatkan benefit dan berkah di tanah suci," pungkas Sidiq.

Jadi subholding company

Sebagai informasi, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) berencana menjadikan BPKH Limited sebagai subholding company anak usaha BPKH untuk memperkuat ekosistem perhajian di Tanah Air.

Kepala Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah mengatakan bahwa sesuai undang-undang, pengelolaan keuangan haji harus diinvestasikan ke sektor rill sekitar 70 persen.

"BPKH saat ini punya portfolio yang existing masih mayoritas di dalam bentuk surat berharga dan saat ini hanya kurang dari 5 persen yang merupakan investasi yang di luar deposito," kata Fadlul melalui keterangannya, Rabu (12/6/2024).

Hal itu, kata Fadlul, sesuai dengan kesepakatan dengan pemerintah dan juga komisi VIII DPR RI bahwa BPKH harus ikut serta di dalam ekosistem perhajian.

"Ke depannya BPKH Limited akan dijadikan BPKH sebagai Subholding company dari anak perusahaan yang akan kerja sama dengan pengusaha-pengusaha lokal Indonesia maupun Arab Saudi," jelas Fadlul.

#jakarta #umrah #jemaah-haji #bpkh-limited

https://money.kompas.com/read/2024/10/01/174000326/jemaah-haji-dan-umrah-ri-bakal-dilayani-transportasi-bus-baru