Rapat Perdana DPD Diwarnai Debat Panas, Muncul 2 Paket Calon Pimpinan DPD
Rapat paripurna perdana DPD 2024-2029 langsung diwarnai debat panas soal tata tertib pemilihan ketua. Muncul dua paket pimpinan DPD. Halaman all
(Kompas.com) 01/10/24 21:21 15838635
JAKARTA, KOMPAS.com - Dua paket bakal calon pimpinan DPD RI 2024-2029 resmi muncul dalam rapat paripurna perdana DPD, Selasa (1/10/2024).
Paket pertama yakni kubu La Nyalla Mattalitti sebagai ketua, dengan Nono Sampono, Elviana, dan Andi Muhammad Ihsan sebagai bakal calon wakil ketua.
Paket kedua yaitu kubu Sultan Najamudin sebagai ketua, dengan GKR Hemas, Yorrys Raweyai, dan Tamsil Linrung selaku bakal calon wakil ketua.
Ketua dan wakil ketua sementara DPD RI, Ismeth Abdullah dan Larasati Moriska, kemudian membacakan tata tertib pemilihan pimpinan.
Dalam tata tertib itu, pencalonan bakal paket pimpinan tersebut akan sah dan bisa di-voting jika memenuhi sejumlah kriteria.
Kriteria itu yakni "paket pimpinan DPD harus mendapatkan dukungan 25 persen dari 4 subwilayah dan menyertakan keterwakilan perempuan".
Subwilayah itu terdiri dari subwilayah barat I (10 anggota), subwilayah barat II (9), subwilayah timur I (9), dan subwilayah timur II (10).
Perdebatan kemudian muncul dari para anggota DPD RI berkisar dua hal.
Pertama, ada keinginan agar formulir dukungan itu tidak hanya disebar ke 38 wilayah provinsi, karena masing-masing wilayah provinsi memiliki 4 perwakilan di DPD RI. Kubu ini meminta ager formulir dukungan itu dibagikan ke 152 anggota itu.
Kedua, ada perdebatan pula seputar frasa "harus mendapatkan dukungan 25 persen".
Muncul berbagai interupsi seputar hal ini selama kurang lebih 1 jam.
Rapat pun mulai memanas saat formulir dibagikan dan Sultan Najamudin sempst terpancing emosinya.
#anggota-dpd-2024-2029 #pelantikan-anggota-dpd-ri-2024-2029 #anggota-dpd-ri-termuda #pelantikan-dpd-ri #ketua-dpd-ri-sementara #pemilihan-pimpinan-dpd-diskors