Saham Medco (MEDC) Diburu

Saham Medco (MEDC) Diburu

Saham Medco (MEDC) loncat pada awal sesi I hari ini. Saham MEDC diburu. - Halaman all

(InvestorID) 02/10/24 09:26 15856073

JAKARTA, investor.id - Saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) loncat pada awal sesi I perdagangan 2 Oktober 2024.

Pada sekitar pukul 09.18 WIB saham MEDC ada di Rp 1.355 atau + 5,45%. Saham Medco juga laku diburu dengan sudah sebanyak 60,04 juta saham ditransaksikan, frekuensi 6.159 kali, dan nilai transaksi Rp 81,2 miliar.

Pada perdagangan 1 Oktober 2024 kemarin, saham Medco Energi Internasional juga menghijau +1,58%.

Sementara itu, berdasarkan ulasan Stockbit Sekuritas, harga minyak WTI naik +2,44% ke level US$ 69,83/barrel pada perdagangan Selasa (1/10/2024) malam.

Hal tersebut seiring kekhawatiran investor akan eskalasi geopolitik di Timur Tengah pasca-serangan udara Iran ke Israel. Serangan tersebut merupakan respons Iran atas serangan Israel ke kompleks diplomat Iran di Suriah.

Investment Analyst Stockbit, Hendriko Gani menilai harga minyak berpotensi memberikan sentimen positif jangka pendek bagi emiten produsen migas dan penunjang migas, salah satunya Medco Energi (MEDC).

Kabar Rencana Akuisisi

Sebelumnya Medco Energi Internasional (MEDC), raksasa energi Indonesia, dikabarkan tengah dalam pembicaraan eksklusif untuk mengambil alih mayoritas saham Senoko Energy. Nilai akuisisi perusahaan pembangkit listrik terkemuka di Singapura itu ditaksir mencapai US$ 1 miliar atau setara Rp 15 triliun.

Menurut sumber Bloomberg yang mengetahui proses akuisisi itu, dikutip pada Senin (30/9/2024), pembicaraan mengenai akuisisi 70% saham Senoko memiliki tenggat waktu hingga akhir September 2024. Namun, proses ini masih bersifat tertutup dan belum ada kepastian bahwa Medco (MEDC) akan menyelesaikan kesepakatan tersebut.

Perwakilan dari Medco kepada Bloomberg menyatakan bahwa perusahaan secara rutin menjajaki peluang akuisisi baru, meskipun belum memberikan detail lebih lanjut mengenai negosiasi ini. Di sisi lain, Senoko memilih untuk tidak memberikan komentar.

Sebelumnya, pemegang saham mayoritas Senoko mempertimbangkan untuk menjual saham mereka dengan valuasi mencapai US$ 3 miliar, berdasarkan laporan Bloomberg pada Februari lalu. Namun, akibat kondisi pasar yang memburuk, valuasi tersebut turun signifikan.

Pada awal September, Sembcorp Industries berhasil mengakuisisi 30% saham Senoko dari Engie Global Developments dengan jumlah yang dirahasiakan. Kesepakatan ini menggarisbawahi minat yang terus meningkat terhadap pasar energi Singapura, meskipun prospek pasar listrik global menghadapi tantangan.

Dilansir dari situs resmi Senoko Energy, perusahaan tersebut saat ini memiliki tiga anak usaha, yakni Senoko Energy Supply Pte Ltd (SES), Senoko Services Pte Ltd (SSPL), dan Senoko Gas Supply Pte Ltd (SGS). Senoko Energy memiliki pembangkit listrik terbesar dan satu satunya di Singapura bagian utara dengan kapasitas sebesar 2.644 megawatt (MW) yang memasok sekitar 20% kebutuhan listrik negara tersebut.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #medco #medc #medco-energi-internasional #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/375292/saham-medco-medc-diburu