IHSG Turun 0,53% ke 7.523,1 di Sesi I Kamis (3/19), Top Losers: BUKA, ICBP, BBTN
Sebagian besar pasar Asia lainnya diperdagangkan lebih tinggi, dengan Indeks Nikkei 225 Jepang memimpin kenaikan sebesar 2,1%
(Kontan) 03/10/24 12:23 15907586
Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memerah pada perdagangan sesi pertama Kamis (3/10). Mengutip RTI, indeks terkoreksi 0,53% atau 40,153 poin ke level 7.523,109.
Tercatat 285 saham turun, 267 saham naik, dan 235 saham stagnan. Total volume perdagangan 11,8 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 6,1 triliun.
Sebanyak sembilan indeks sektoral membebani Langkah IHSG pada perdagangan pagi. Tiga sector dengan penurunan terdalam yakni: IDX-Techno 1,07%, IDX-Health 0,82%, dan IDX-Finance 0,51%.
Saham-saham top loser LQ45:
- PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) turun 4,17% ke 115
- PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) turun 1,84% ke Rp 11.975
- PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) turun 1,77% ke Rp 1.390
Saham-saham top gainers LQ45:
- PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) naik 3,33% ke Rp 4.030
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 2,61% ke Rp 1.575
- PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik 2,27% ke Rp 2.250
Di tempat lain, saham Hong Kong anjlok setelah reli stimulus China tampaknya mulai mereda.
Indeks Hang Seng turun 3%, setelah sebelumnya melonjak lebih dari 6% pada hari Rabu, mencapai level tertinggi dalam 22 bulan.
Pasar di daratan China masih tutup hingga 8 Oktober. Saham-saham China sebelumnya melesat setelah otoritas setempat mengumumkan berbagai langkah dukungan pekan lalu.
Beijing diperkirakan akan meluncurkan lebih banyak kebijakan fiskal dan langkah dukungan dalam beberapa bulan mendatang.
Namun, "skala dan isi paket fiskal mungkin akan cukup terimprovisasi dan tidak pasti," kata Ting Lu, Kepala Ekonom China di Nomura, dalam sebuah catatan.
Ia juga menambahkan bahwa investor harus melakukan "penilaian yang lebih hati-hati" di tengah euforia pasar belakangan ini.
Sementara itu, sebagian besar pasar Asia lainnya diperdagangkan lebih tinggi, dengan Indeks Nikkei 225 Jepang memimpin kenaikan sebesar 2,1%. Indeks Topix juga naik 1,3%.
Kenaikan ini terjadi seiring melemahnya yen hingga 147,15 terhadap dolar AS, sehari setelah mencatat penurunan satu hari terbesar sejak Juni 2022.
#ihsg #rekomendasi-saham #pt-bukalapak-com-tbk #idx-techno #indeks-hang-seng #ting-lu #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #n-a