Siswa SMP Berkebutuhan Khusus di Depok Diduga Alami Perundungan dan Penganiayaan
R mendapatkan dugaan tindak kekerasan fisik dari teman-temannya selama upacara berlangsung. Halaman all
(Kompas.com) 03/10/24 20:27 15927774
DEPOK, KOMPAS.com - R (15), seorang siswa berkebutuhan khusus di salah satu SMP negeri di Depok, diduga menjadi korban perundungan oleh teman-teman seangkatannya.
Kejadian tersebut terjadi saat upacara Hari Kesaktian Pancasila, Selasa (1/10/2024).
"Pada tanggal 1 Oktober kemarin, saat upacara, jadi ada perundungan pada anak saya. Itu ada pemukulan," ungkap F, ayah korban, saat ditemui Kompas.com, Kamis (3/10/2024).
F menjelaskan bahwa R --yang masuk sekolah melalui jalur inklusi karena memiliki keterbatasan psikologis--, mendapatkan dugaan tindak kekerasan fisik dari teman-temannya selama upacara berlangsung.
"(Anak saya) ditendang dari belakang, dilempar batu mengenai mata dan mukanya," ujar F.
Kekerasan ini membuat R marah, namun ia tidak dapat meluapkan emosinya.
Akibatnya, R memukul kaca jendela kelas hingga mengalami luka serius di jempol tangan kirinya.
"Jadi dia melampiaskan amarahnya dengan memukul kaca. Itu mengakibatkan jempol lengan kirinya putus uratnya," jelas F.
R segera dilarikan ke Rumah Sakit Brimob, di mana ia menerima perawatan dan menjalani operasi penyambungan urat.
Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Metro Depok pada Kamis sore.
"Pihak kepolisian bergerak cepat. Saya juga mau visum ke RS Brimob," tambah Fahmi.