KPU Jakarta: Paslon Tak Boleh Pakai Singkatan yang Kurang Familiar dalam Debat Pilkada 2024

KPU Jakarta: Paslon Tak Boleh Pakai Singkatan yang Kurang Familiar dalam Debat Pilkada 2024

KPU menegaskan, tiga pasangan cagub dan cawagub dilarang menggunakan singkatan yang kurang familiar selama debat Pilkada Jakarta. Halaman all

(Kompas.com) 03/10/24 22:15 15938738

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jakarta menegaskan, tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dilarang menggunakan singkatan yang kurang familiar selama debat Pilkada Jakarta.

"Kami sudah ada beberapa rambu-rambu untuk tiga paslon, antara lain adalah tidak menggunakan singkatan atau istilah-istilah yang kurang familiar," ujar Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat, Astri Megatari, di Kantor KPU Jakarta, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (3/10/2024).

Astri melanjutkan, jika pasangan calon tetap ingin menggunakan singkatan, mereka harus menjelaskan terlebih dahulu.

"Namun, jika mereka menjelaskan, itu akan memotong durasi waktu mereka. Jadi sebenarnya ini bagian dari strategi masing-masing paslon dalam mengajukan pertanyaan," tambahnya.

Astri juga menjelaskan bahwa akan ada enam segmen dalam debat perdana. Pada segmen dua, tiga pasangan cagub-cawagub akan menjawab pertanyaan dari panelis.

"Setiap paslon hanya diberi waktu dua menit untuk menjawab, sedangkan untuk menanggapi hanya diberi satu menit. Mereka harus mengatur waktu dengan baik untuk menjawab pertanyaan," jelas Astri.

Selanjutnya, segmen empat dan lima adalah sesi tanya jawab antar paslon dan segmen enam merupakan sesi pernyataan penutup (closing statement).

Berikut adalah daftar panelis yang akan terlibat dalam debat perdana Pilkada Jakarta dengan tema tentang sumber daya manusia (SDM) dan Jakarta pasca menjadi ibu kota:

  1. Pakar Komunikasi Politik UIN Jakarta, Gun Gun Heryanto
  2. Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Betawi, Beki Mardani
  3. Peneliti BRIN, Siti Zuhro
  4. Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta, Nurliah Nurdin
  5. Pakar Hukum Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) Jakarta, Ahsanul Minan
  6. Rektor Universitas Bung Karno (UBK), Didik Suhariyanto
  7. Ekonom Lingkungan, Andhyta Firselly Utami

Sebagaimana diketahui, Pilkada Jakarta 2024 diramaikan oleh tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

Pasangan nomor urut 1 adalah Ridwan Kamil-Suswono, yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM). Nomor urut 2 adalah pasangan independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana.

Sedangkan nomor urut 3 adalah pasangan yang diusung PDI Perjuangan, Pramono Anung dan Rano Karno.

Masa kampanye Pilkada 2024 resmi dimulai pada 25 September 2024 dan akan berlangsung selama 75 hari hingga 23 November 2024. Hari pemungutan suara akan digelar serentak di seluruh Indonesia pada 27 November 2024.

#debat-perdana-pilkada-jakarta #debat-pilkada-jakarta #debat-pilkada-jakarta-6-oktober #debat-pertama-pilkada-jakarta #debat-cagub-jakarta #debat-calon-gubernur

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/10/03/22151931/kpu-jakarta-paslon-tak-boleh-pakai-singkatan-yang-kurang-familiar-dalam