Kemenkes Lepas Nyamuk Aedes Aegypti Ber-wolbachia di Kembangan untuk Cegah DBD
Kembangan merupakan kawasan dengan kasus demam berdarah dengue (DBD) yang cukup tinggi. Halaman all
(Kompas.com) 04/10/24 12:45 15959898
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI) bersama Pemerintah Provinsi Jakarta melepas nyamuk aedes aegypti ber-wolbachia di RW 07, Kembangan, Jakarta Barat, pada Jumat (4/10/2024).
Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Yudhi Pramono mengungkapkan, Kembangan merupakan kawasan dengan kasus demam berdarah dengue (DBD) yang cukup tinggi.
"Kasus DBD di Jakarta Barat cukup tinggi sehingga kami fokuskan implementasi nyamuk ber-wolbachia di sini," ujar Yudi saat ditemui di lokasi.
Yudhi menambahkan, pelepasan nyamuk Aedes aegypti ini merupakan yang kelima kalinya setelah sebelumnya dilakukan di Bontang, Bandung, Kupang, dan Sematang.
"Nyamuk ber-wolbachia ini akan dipantau selama beberapa bulan," ucapnya.
Dalam proses ini, penyebaran nyamuk aedes aegypti masih berupa telur yang disimpan dalam ember kecil hingga menetas menjadi jentik, lalu menjadi nyamuk berwolbachia.
"Paling tidak targetnya minimal 60 persen telur itu jadi (nyamuk) sehingga diharapkan dapat memberikan dampak penurunan kasus DBD di Jakarta Barat," imbuh Yudhi.
Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto menyampaikan, peningkatan kasus DBD terjadi pada Februari 2024 dan mencapai puncak pada April 2024 dengan 799 kasus.
"Kasus mulai menurun pada Juli 2024 dan pada September 2024 tercatat sebanyak 73 kasus," jelasnya.
Uus berharap, dengan pelepasan nyamuk ber-wolbachia ini, angka kasus DBD di Jakarta Barat dapat menurun lebih lanjut.
"Di Kembangan RW 07 ini jumlah penduduknya 7.000, luar biasa padatnya. Alhamdulillah, ada kegiatan ini warga bisa akur dan bergotong royong," harapnya.
Sebelumnya, Pemprov Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) telah menyiapkan 800-an ember berisi telur nyamuk Aedes aegypti yang membawa bakteri wolbachia untuk disebar di Kembangan.
Kepala Dinkes Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan, bibit-bibit nyamuk berwolbachia akan dimasukkan ke ember dan ditempatkan di rumah-rumah orangtua asuh (OTA) di Kembangan.
"Kami menyiapkan lebih dari 800 ember yang akan disebar ke OTA di Kembangan," ujarnya dalam diskusi terbuka di Balai Kota Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2024).
Ani juga menyatakan, pihaknya menargetkan sebanyak 1.474 ember yang akan ditempatkan di rumah-rumah OTA di Kembangan.
#dbd #aedes-aegypti #demam-berdarah-dengue #wolbachia #wolbachia-adalah #wolbachia-disebar-di-jakbar