5 Motif Batik untuk Laki-laki, Apa Saja?

5 Motif Batik untuk Laki-laki, Apa Saja?

Salah satu motif batik yang cocok digunakan oleh laki-laki adalah motif Gurda karena melambangkan keberanian, kewibawaan, dan kegagahan.

(Kompas.com) 04/10/24 21:28 15990325

BEKASI, KOMPAS.com – Sebagian orang mungkin mengira bahwa semua motif batik bisa digunakan oleh laki-laki dan perempuan.

Akan tetapi, ternyata ada motif batik yang lebih cocok digunakan oleh laki-laki.

Motif batik untuk laki-laki lebih ke motif Gurda atau naga,” ungkap pendiri Griya Peni, Peni Cahyaningtyas, kepada Kompas.com di Griya Peni Art Space, Pondok Gede, Kota Bekasi, Senin (30/9/2024).

Motif batik untuk laki-laki

1. Motif Gurda

Motif Gurda identik dengan gambar burung Garuda. Dahulu, para ibu yang sedang hamil sering membatik kain gendongan untuk bayi laki-laki dengan motif itu.

“Untuk cowok, yang memakai motif ini diharapkan dan didoakan agar mereka menjadi orang yang pemberani, berwibawa, dan gagah,” kata Peni.

2. Motif naga

Selanjutnya adalah motif naga yang umum terlihat di batik Lasem.

Pada batik Lasem, biasanya naga memiliki warna merah marun karena pengaruh akulturasi dari budaya Tionghoa.

Sama dengan motif Gurdo, motif naga melambangkan keberanian, kewibawaan, dan kegagahan.

3. Motif Parang

Dikutip dari situs resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, makna motif Parang adalah agar manusia tidak mudah menyerah terhadap apapun yang sedang terjadi dalam kehidupannya.

Parang identik dengan garis-garis yang saling berkesinambungan. Ini menggambarkan konsistensi manusia dalam memperbaiki diri dari waktu ke waktu.

Maknanya juga mencakup pantang menyerah untuk mencapai kesejahteraan.

“Makna motif Parang sebagai simbol keberanian, mau itu pada perempuan atau laki-laki. Kalau pada perempuan, menandakan bahwa mereka adalah superwoman,” tutur Peni.

Peni mengatakan, batik Parang tergolong unisex alias bisa digunakan oleh laki-laki maupun perempuan.

4. Motif Kawung

Makna motif Kawung adalah kebijaksanaan, keperkasaan, dan keadilan. Sama dengan Parang, Kawung juga bisa digunakan oleh laki-laki dan perempuan.

5. Motif Wahyu Temurun

Wahyu Tumurun identik dengan motif mahkota, bunga, dan sepasang ayam atau burung yang saling berhadapan.

Makna di balik motif Wahyu Tumurun adalah agar hidup orang-orang yang memakainya selalu sukses dan derajatnya selalu naik.

Sebagai contoh, jika seseorang mendambakan kenaikan jabatan atau mencapai cita-cita tertentu, mereka bisa memakai batik bermotif Wahyu Tumurun dalam kegiatan sehari-hari.

“Motif ini juga cocok untuk cowok dan cewek,” kata Peni.

Griya Peni Art Space adalah tempat bagi masyarakat untuk belajar tentang batik dan mengikuti kelas membatik. Dua kegiatan ini memang baru dilakukan pada tahun 2021 di sana.

Namun, Peni dan sang ibunda yang juga pegiat membatik, Indra Tjahjani, telah melakukan dua hal itu di tempat lain, seperti di kampus-kampus, acara tertentu, dan kedai kopi, sejak tahun 2000.

Galeri ini terletak di Perumahan Permata-Timur 2, Blok OO Nomor 15, Jaticempaka, Pondok Gede, Kota Bekasi dan berjarak sekitar 1 kilometer LRT Jatibening.

Sieh dir diesen Beitrag auf Instagram an

Ein Beitrag geteilt von KOMPAS Lifestyle (@kompas.lifestyle)

#hari-batik-nasional #kelas-membatik #kelas-membatik-di-bekasi #griya-peni #griya-peni-art-space #harga-kelas-membatik #motif-batik-dan-maknanya #motif-batik-untuk-sehari-hari #motif-batik-untuk-laki-l

https://lifestyle.kompas.com/read/2024/10/04/212805420/5-motif-batik-untuk-laki-laki-apa-saja