Bikin Keributan di Pesawat, Penumpang Asal Australia Diminta Ganti Biaya Bahan Bakar
Keributan yang disebabkan penumpang ini menyebabkan pesawat putar balik ke bandara awal, sehingga menimbulkan kerugian. Halaman all
(Kompas.com) 05/10/24 07:07 15998676
KOMPAS.com - Seorang pria asal Australia Barat diminta mengganti rugi biaya bahan bakar pesawat setelah membuat keributan dalam penerbangan Jetstar dari Perth menuju Sydney.
Pria tersebut diminta ganti rugi karena pesawat yang sedang terbang terpaksa harus berbalik arah kembali ke Perth.
"Insiden ini harus menjadi peringatan bahwa perilaku kriminal di atas pesawat dapat mengakibatkan kerugian besar bagi pelakunya," kata Penjabat Kepala Polisi Federal Australia, Shona Davis, dikutip dari CNN, Jumat (4/10/2024).
Biaya ganti rugi bahan bakar pesawat yang harus dibayar oleh pria tersebut yakni sebesar 5.806 dollar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 89 jutaan.
Lihat postingan ini di Instagram
Tidak hanya itu, Pengadilan Magistrat Perth juga memberikan denda karena perilaku buruk yang dilakukan pria tersebut di udara. Ia dikenai biaya sebesar 11.861 dollar AS atau sekitar Rp 182 jutaan.
"Jauh lebih mudah untuk mematuhi arahan staf maskapai daripada menimbulkan masalah yang tidak perlu, yang dapat berakhir dengan kerugian finansial," katanya.
Sebagai informasi, insiden ini terjadi pada 25 September 2023 dan butuh waktu satu tahun hingga akhir September 2024 lalu untuk kasus tersebut melalui sistem hukum di Australia.
SHUTTERSTOCK/SUPARAT_C Ilustrasi pesawat milik maskapai penerbangan JetStar.Penumpang tersebut juga mengaku bersalah atas tuduhan perilaku tidak tertib di pesawat dan tuduhan tidak mematuhi instruksi keselamatan.
Menambahkan dari laman 7News, diketahui pria yang membuat keributan tersebut bernama Wade Corbett, ia dikabarkan mabuk dan mengganggu saat pesawat terbang.
Penumpang yang terdampak karena pesawat yang putar balik dan batal terbang, akhirnya diberi akomodasi dan penerbangan untuk terbang kembali ke Sydney pada pagi hari.
#jetstar #jetstar-airways #penumpang-asal-australia-diminta-ganti-biaya-bahan-bakar-pesawat