Warga Ribut dengan Preman di Pasar Tumpah Jalan Merdeka Bogor

Warga Ribut dengan Preman di Pasar Tumpah Jalan Merdeka Bogor

Warga ribut dengan preman setelah mengingatkan pedagang untuk tidak lagi berjualan di pasar tumpah Jalan Merdeka Bogor Halaman all

(Kompas.com) 06/10/24 08:06 16046214

BOGOR, KOMPAS.com- Warga Kampung Ciwaringin dan sekelompok preman terlibat keributan di pasar tumpah Jalan Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor pada Sabtu (5/10/2024) dini hari.

Warga Ciwaringin, Hasan, menjelaskan bahwa keributan itu terjadi ketika warga yang meminta pedagang untuk tak berjualan di pasar tumpah justru disatroni oleh preman yang menghalau warga dengan membawa senjata tajam.

"Kejadiannya sekitar jam dua pagi, mereka (preman) membawa besi untuk membubarkan warga yang datang, sempat terjadi keributan yang berlangsung cukup lama," kata Hasan kepada Kompas.com.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, warga merasa kecewa karena aparat keamanan baru tiba setelah para preman melarikan diri.

Insiden ini dipicu oleh ketidakpuasan warga terkait lambatnya proses relokasi pedagang yang masih berjualan di lokasi tersebut, meskipun sudah ada larangan resmi dari pihak berwenang.

"Tiga hari lalu Satpol PP sudah memberi imbauan dan memasang spanduk larangan berjualan di Jalan Merdeka, tapi sampai malam tadi sebagian pedagang masih berjualan," ujar Hasan.

Menurut dia, bentrokan tersebut terjadi karena warga sudah kesal dengan praktik premanisme dan pedagang yang masih membandel.

Ia juga menduga bahwa pelaku utama premanisme yang mengendalikan para pedagang masih bebas berkeliaran.

"Para pelaku yang kemarin diamankan sepertinya tidak ditindak tegas. Bahkan beredar kabar bahwa mereka hanya diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya," ujar Hasan.

Ia menyesalkan tidak adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum terhadap pelaku premanisme yang telah lama meresahkan warga setempat.

Hasan dan warga lainnya meminta pihak kepolisian untuk lebih serius menangani masalah ini, termasuk dengan membangun posko pengamanan di dua lokasi strategis, yakni pasar tumpah Merdeka dan Pasar Mawar.

"Sehingga pedagang yang sudah direlokasi ke Pasar Mawar tidak diintimidasi oleh preman untuk kembali berjualan di jalan. Sedangkan pedagang yang menolak pindah seharusnya menghormati surat edaran yang sudah dikeluarkan," kata Hasan.

Sementara itu, Kapolsek Bogor Tengah AKP Agustinus Manurung mengungkapkan setelah kejadian, aparat kepolisian langsung menjaga sepanjang Jalan Merdeka untuk mencegah insiden serupa terulang.

“Petugas sudah mendatangi lokasi dan membubarkan kurang lebih 10 orang. Selanjutnya dilakukan penjagaan di sepanjang Jalan Merdeka,” kata dia.

#preman #pasar-tumpah #jalan-merdeka-bogor

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/10/06/08062461/warga-ribut-dengan-preman-di-pasar-tumpah-jalan-merdeka-bogor