Tak Baper Kinerjanya di Bandung Disinggung Pramono, Ridwan Kamil: Banyak Kerja, Banyak Catatan
Ridwan Kamil mengaku tidak terbawa perasaan saat kinerjanya menjadi wali kota Bandung disinggung oleh Pramono Anung di panggung debat Pilkada Jakarta. Halaman all
(Kompas.com) 07/10/24 08:02 16096609
JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil (RK) mengaku tidak terbawa perasaan saat kinerjanya menjadi wali kota Bandung disinggung oleh calon gubernur Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung di atas panggung debat Pilkada.
“Oh enggak (baper), itu fakta ya. Banyak kerja, banyak catatan. Sedikit kerja, sedikit catatan, Tidak ada kerja, tidak ada catatan. Karena saya sudah 10 tahun bekerja, pasti ada catatan,” ujar Ridwan Kamil dalam konferensi pers usai debat perdana Pilkada Jakarta di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat pada Minggu (6/10/2024).
Kendati demikian, RK mengatakan, dirinya juga punya sejumlah pencapaian di Bandung. Jika ingin adil, dia bisa saja menyebutkan pencapaian itu untuk mengimbangi kekurangan yang disebut Pramono.
“Tapi, tidak ada yang sempurna, Kalau mau adil, saya beberkan pencapaian, Tapi kan nobody\'s perfect, pasti ada kurang-kurangnya,” imbuh RK.
Namun, RK tidak menyebutkan pencapaiannya itu. Suami Atalia Praratya ini justru meminta maaf kepada masyarakat yang menilai dirinya tidak maksimal ketika menjabat sebagai walikota Bandung maupun Gubernur Jawa Barat.
“Dengan kerendahan hati, saya minta maaf kalau masih dianggap kurang. Saya kira itulah kehidupannya,” kata RK lagi.
Sebelumnya diberitakan, Pramono Anung, menyampaikan keluhan yang diungkapkan temannya mengenai berbagai kendala yang dihadapi penyandang disabilitas di Bandung, Jawa Barat.
Dalam debat perdana Pilkada Jakarta yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat Minggu (6/10/2024) malam, Pramono mengundang sahabatnya, Farhan Helmi, dan Mbak Atun (adik Si Doel), untuk memberikan pandangan tentang persoalan disabilitas.
“Kenapa saya tanya ini, karena persoalan disabilitas di Jakarta dan Bandung ini sama. Tidak ada keberpihakan dari pemerintah secara sungguh-sungguh untuk menangani mereka,” ungkap Pram.
Pram merujuk pada cerita Farhan, yang menjabat sebagai ketua salah satu komunitas disabilitas di Bandung, yang menyatakan bahwa mereka masih menghadapi banyak kesulitan.
“Selama ini untuk menyewa ruangan kantor saja kesulitan. Bahkan, untuk kehidupan sehari-hari juga mengalami kesulitan,” ujar Pram.
Pernyataan Pram dilontarkan sebagai respons terhadap klaim Ridwan Kamil, yang menyatakan komitmennya untuk menjadikan Jakarta ramah bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas.
#ridwan-kamil-pilkada-dki #ridwan-kamil-suswono-pilkada-jakarta #ridwan-kamil-debat-pilkada #ridwan-kamil-suswono-debat-pilkada