Wilmar Nabati Ekspor Perdana Produk Kelapa Sawit lewat Dasbor Nasional
Dasbor Nasional merupakan jawaban dari Indonesia sebagai negara penghasil kelapa sawit besar untuk memvalidasi rantai pasok, legalitas, dan ketelusura Halaman all
(Kompas.com) 07/10/24 11:27 16100971
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Wilmar Nabati Indonesia, anak perusahaan Wilmar International Limited, menjadi yang pertama melakukan ekspor Hydrogenated Palm Oil (HRPO) yang diproses dari buah sawit yang dipasok dari PT Bumi Sawit Kencana (BSK) I & II Estate dan PT Karunia Kencana Permai Sejati (KKP) I Estate, Kalimantan Tengah.
Ekspor ini merupakan pengiriman pertama melalui proses yang disetujui dan difasilitasi dalam rangkaian piloting Dasbor Nasional Indonesia, inisiatif dari pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Kementerian Pertanian dan dioperasikan oleh PT Surveyor Indonesia.
Dasbor Nasional merupakan jawaban dari Indonesia sebagai negara penghasil kelapa sawit besar untuk memvalidasi rantai pasok, legalitas, dan ketelusuran dari komoditi ekspor yang berasal dari Indonesia.
SHUTTERSTOCK/SAMSUL SAID Ilustrasi kelapa sawit, tandan buah segar kelapa sawit.Pengiriman PT Wilmar Nabati Indonesia telah mematuhi dengan peraturan pemerintah melalui Dasbor Nasional dan persyaratan legalitas dan ketelusuran dari European Union Deforestation Regulation (EUDR) saat melalui Dasbor Nasional.
Dasbor Nasional yang dioperasikan PT Surveyor Indonesia di bawah koordinasi Sekretariat Dasbor Nasional Kementerian Pertanian merupakan upaya multipihak.
Tujuannya untuk mengelola komunikasi persyaratan EUDR antara Indonesia dan competent authority di Uni Eropa, dan persyaratan pasar global lainnya, seperti UK Due Diligence, US Forest Act, Green China, dan utamanya untuk perbaikan tata kelola data perkebunan nasional.
Dasbor Nasional akan diatur melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia.
“Ekspor yang dilakukan oleh Wilmar di bawah skema Dasbor Nasional ini merupakan contoh yang baik dalam implementasi Dasbor Nasional untuk ekspor ke Eropa karena Wilmar berkomunikasi dengan pemerintah untuk mendapatkan pernyataan legalitas dari pemerintah yang disebut National Dashboard Notes yang akan menjadi dokumen tambahan persyaratan ekspor ke Uni Eropa, di mana pemerintah akan ikut mengawal dan menjamin produk dari Indonesia sehingga bisa diterima Uni Eropa sebagai bagian dari penerapan EUDR untuk produk kelapa sawit nasional,” ujar Prayudi Samsuri, Direktur Pemasaran dan Pengolahan Hasil Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian dalam keterangan tertulis, Senin (7/10/2024).
Sementara itu, Direktur Utama Surveyor Indonesia Sandry Pasambuna menyampaikan, penunjukan pihaknya sebagai operator National Dashboard adalah tanggung jawab besar yang akan dijawab dengan kompetensi dan pengalaman perseroan selama ini.
"Sehingga amanah ini dapat dijalankan dengan persiapan yang matang dan integritas yang tinggi," tuturnya.
“Sebagai operator teknis, kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami, dan kami akan memastikan transparansi dan kepatuhan atas regulasi-regulasi internasional, sehingga komoditas-komoditas unggulan Indonesia dapat bersaing dengan lebih baik di pasar global," imbuh Sandry.
Penunjukan Surveyor Indonesia sebagai operator National Dashboard didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 52 tahun 2023, perubahan dari Peraturan Pemerintah Nomor 26 tahun 2021, serta Undang-Undang Nomor 59/2004 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025-2045.
#surveyor-indonesia #ekspor #kelapa-sawit #wilmar-nabati-indonesia