Debat Perdana Pilkada Jakarta Dianggap Normatif, Azas Tigor: Kenapa sih Takut Banget Kandidat Berdebat?

Debat Perdana Pilkada Jakarta Dianggap Normatif, Azas Tigor: Kenapa sih Takut Banget Kandidat Berdebat?

Debat perdana Pilkada Jakarta dianggap tidak mengeksplorasi para kandidat. KPU dinilai terlalu takut melihat cagub-cawagub berdebat sengit. Halaman all

(Kompas.com) 07/10/24 14:31 16108682

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Forum Warga Jakarta (Fakta) Azas Tigor Nainggolan menyampaikan, debat perdana pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jakarta tidak mengeksplorasi masing-masing kandidat.

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta dinilai takut melihat ketiga calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) berdebat.

“Kenapa sih ditakuti perdebatan? Saya melihat kayaknya penyelenggara takut banget berdebat para calon ini,” kata Tigor kepada Kompas.com, Senin (7/10/2024).

KPUD juga dinilai kurang memanfaatkan kehadiran para panelis saat debat berlangsung.

Kehadirannya para ahli dianggap hanya seremonial karena tidak ada kontak langsung dengan para kandidat.

Padahal, debat cagub dan cawagub Jakarta merupakan ajang menyampaikan gagasan masing-masing kandidat agar masyarakat lebih mengenal mereka untuk menentukan pilihan pada 27 November mendatang.

“Temanya sudah ada, bagus. Tapi kan itu enggak mengeksplor, jangan cuma normatif. Jadi, debatnya harus mengeksplor kapasitas ketiga calon,” kata Tigor.

Ia menyarankan KPU Jakarta lebih kreatif untuk mengeksplorasi para kandidat dengan memberikan ruang lebih kepada mereka sehingga suasana debat lebih hidup.

“Enggak ada, enggak ada gagasan substansi yang mereka perdebatkan, yang mereka sampaikan. Debatnya itu kurang greget. Ini Pilkada lho,” ujar Tigor.

Untuk diketahui, Pilkada Jakarta diikuti oleh tiga pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub).

Mereka adalah Ridwan Kamil - Suswono, Dharma Pongrekun - Kun Wardana, dan Pramono Anung - Rano Karno.

Dalam Pilkada Jakarta 2024, pasangan cagub dan cawagub nomor urut 1, Ridwan Kamil - Suswono diusung oleh sejumlah partai politik (parpol) yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus.

Mereka adalah Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Golkar, PAN, PBB, PSI, Partai Gelora, Partai Garuda, Prima, PKS, Partai NasDem, dan PKB.

Sementara, pasangan cagub dan cawagub nomor urut 2, Dharma Pongrekun - Kun Wardana maju pada Pilkada Jakarta 2024 melalui jalur independen.

Sedangkan, pasangan cagub dan cawagub nomor urut 3, Pramono Anung dan Rano Karno, diusung oleh Partai Demokrasi Perjuangan (PDI-P).

#debat-pilkada-jakarta #pilkada-jakarta-2024 #debat-pilkada-jakarta-2024 #saling-serang-di-pilkada-jakarta

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/10/07/14313711/debat-perdana-pilkada-jakarta-dianggap-normatif-azas-tigor-kenapa-sih