Ada 1 WNA yang Ikut Dievakuasi dari Lebanon ke Indonesia
Kemlu menyatakan, seorang warga Lebanon ikut dievakuasi bersama 40 WNI ke Indonesia. WNA tersebut merupakan pasangan WNI yang dievakuasi. Halaman all
(Kompas.com) 07/10/24 20:19 16119878
JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 40 warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Lebanon tiba dengan selamat di Indonesia hari ini, Senin (7/10/2024) pagi.
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha mengatakan, selain 40 WNI, ada 1 WNA Lebanon yang ikut dalam proses tersebut karena merupakan pasangan dari WNI yang dievakuasi.
"41 evacuees tersebut merupakan bagian dari evakuasi panjang dan kompleks melalui jalan darat dari Lebanon - Damascus, Suriah - Amman, Yordania. Mereka terbagi dalam dua gelombang evakuasi yang berangkat dari Beirut selama tanggal 2 dan 3 Oktober 2024," ujar Judha dalam keterangannya, Senin (7/10/2024).
Dia menyebut, dari 41 orang yang dievakuasi, 26 di antaranya adalah laki-laki.
Seluruh WNI yang dievakuasi dalam kondisi sehat. Mereka berasal dari beberapa daerah seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta dan Bali.
"Selanjutnya mereka akan dipulangkan ke daerah asal masing-masing melalui koordinasi lintas kementerian, lembaga, atau instansi," tutur Judha.
Ia juga menjelaskan, sebelum evakuasi 41 orang tersebut, Kemenlu RI juga telah mengevakuasi 25 WNI lainnya pada 4 Agustus 2024.
Saat ini, kata Judha, masih terdapat 116 WNI yang masih menetap di Lebanon dan mayoritas memilih untuk tetap tinggal.
Judha mengatakan, Kemenlu mengimbau agar WNI yang masih berada di Lebanon meningkatkan kewaspadaan dan menghindari lokasi rawan konflik.
Mereka diminta untuk membatasi pergerakan dan keluar hanya untuk keperluan esensial.
"Bagi para WNI yang memiliki rencana perjalanan ke wilayah Lebanon, Suriah, Iran, Israel, Palestina dan Yaman agar dapat menundanya hingga situasi aman," tandasnya.
Berikut adalah beberapa hotline Kementerian Luar Negeri RI jika terjadi situasi Timur Tengah yang semakin memanas:
Hotline KBRI Amman: +962779150407
Hotline KBRI Beirut: +96170817310
Hotline KBRI Damaskus: +963954444810
Hotline KBRI Kairo: +201022229989
Hotline KBRI Tehran: +989024668889