Wall Street Boncos Gara-gara Lonjakan Harga Minyak dan Imbal Hasil Obligasi AS
Indeks-indeks Wall Street boncos pada Senin (7/10/2024). Hal itu karena tertekan lonjakan harga minyak dan kenaikan imbal hasil obligasi AS - Halaman all
(InvestorID) 08/10/24 04:14 16142465
NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks Wall Street boncos pada Senin (7/10/2024). Hal itu karena tertekan lonjakan harga minyak dan kenaikan imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS).
Dikutip dari CNBC internasional, Dow Jones Industrial Average anjlok 398,51 poin (0,94%) menjadi 41.954,24. Sedangkan S&P 500 jatuh 0,96% menjadi 5.695,94, sementara Nasdaq Composite ambles 1,18% dan ditutup pada 17.923,90.
Imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun naik lebih dari 4 basis poin menjadi 4,02%, pertama kali sejak Agustus imbal hasil ini kembali melewati level 4%. Selain itu, harga minyak juga mengalami kenaikan seiring ketegangan yang masih tinggi di Timur Tengah. Minyak mentah AS melonjak lebih dari 3% dan menetap di atas US$ 77 per barel.
Penurunan pada Senin terjadi setelah pekan sebelumnya yang bergejolak, di mana indeks utama Wall Street hanya mencatatkan kenaikan tipis dalam seminggu. S&P 500 naik 0,2%, Nasdaq Composite hanya terkerek 0,1%, dan Dow Jones juga menguat 0,1%.
"Kita baru saja melewati minggu yang terselamatkan oleh laporan pekerjaan pada Jumat (4/10/2024). Dua hal yang saat ini dipantau dengan hati-hati oleh investor adalah imbal hasil obligasi AS yang kembali menguat dan harga energi yang terus merangkak naik," kata Chief Market Strategist di B Riley Wealth Art Hogan.
Menurut Hogan, kedua hal tersebut membuat investor bertanya-tanya, apakah akan memburuk sebelum membaik. “Kami tidak berpikir demikian, namun hal ini jelas menjadi alasan untuk berhati-hati, terutama menjelang musim laporan keuangan," tambahnya.
Saham Sektor Energi
Saham sektor energi, yang naik sekitar 0,4%, menjadi satu-satunya sektor di S&P 500 yang berhasil menutup perdagangan di zona hijau. Sementara itu, sektor utilitas dan konsumsi non-primer menjadi yang paling lemah, keduanya turun sekitar 2%.
Untuk pekan ini, perhatian pasar akan tertuju pada risalah pertemuan The Fed yang akan dirilis pada Rabu (9/10/2024), serta laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) pada Kamis (10/10/2024).
Selain itu, musim laporan pendapatan juga mulai memanas dengan hasil dari Delta Air Lines dan JPMorgan Chase yang dijadwalkan rilis masing-masing pada Kamis (10/10/2024) dan Jumat (11/10/2024).
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #wall-street #dow-jones #nasdaq #s-p-500 #imbal-hasil-obligasi-as #harga-minyak #saham-sektor-energi #berita-ekonomi-terkini