IHSG ditutup melemah di tengah wait and see data-data ekonomi AS
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup melemah di tengah pelaku pasar bersikap 'wait and see' terhadap ...
(Antara) 09/10/24 16:34 16211868
Jakarta (ANTARA) -
IHSG ditutup melemah 55,85 poin atau 0,74 persen ke posisi 7.501,29. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 8,14 poin atau 0,87 persen ke posisi 931,12.
“Para pelaku pasar mengantisipasi rilis data Inflasi AS, yaitu Consumer Price Index (CPI) pada Kamis (10/10) dan Producer Price Index (PPI) pada hari Jumat (11/10)," sebut Tim Riset Phillip Sekuritas Indonesia dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.
Dari mancanegara, pelaku pasar meninggalkan ekspektasi pemangkasan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin oleh Federal Reserve (The Fed) pada bulan depan.
Saat ini peluang ekspektasi penurunan suku bunga sebesar 25 bps mencapai 87,3 persen, dengan peluang The Fed tidak merubah suku bunga mencapai 12,7 persen, dibandingkan pekan lalu yang mana peluang penurunan suku bunga sebesar 50 bps mencapai 36,8 persen.
Dari pasar komoditas, harga kontrak berjangka (Futures) emas turun merosot 1,15 persen, seiring dengan pudarnya ekspektasi pemangkasan suku bunga sebesar 50 bps.
Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Adi Lazuardi
Copyright © ANTARA 2024
#indeks-harga-saham-gabungan #bursa-efek-indonesia #ihsg #bei #indonesia-stock-exchange #bursa