Survei Charta Politika: 92 Persen Responden Akan Gunakan Hak Pilih di Pilkada Kota Bogor
Survei terbaru Charta Politika menunjukkan 92 persen warga Bogor siap menggunakan hak suaranya dalam Pilkada 2024. Halaman all
(Kompas.com) 09/10/24 20:20 16215356
BOGOR, KOMPAS.com - Survei terbaru Charta Politika menunjukkan, 92 persen responden akan menggunakan hak suara mereka pada Pilkada Kota Bogor 2024.
“Animo responden terbilang sangat tinggi, 92,0 persen untuk mengikuti gelaran Pilkada Kota Bogor 2024,” ujar Peneliti Charta Politika, Ardha Ranadireksa, dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Rabu (9/10/2024).
Dalam survei yang sama, ada sekitar 3,8 persen responden yang masih ragu-ragu apakah akan menggunakan hak pilihnya atau tidak. Lalu, 1,0 persen memutuskan tidak akan menggunakan hak suara di Pilkada Kota Bogor.
“Lalu ada TT/TJ (tidak tahu atau tidak jawab) di angka 3,3 persen,” ujar Ardha.
Selain mengukur partisipasi, survei juga mencatat elektabilitas lima pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang berlaga pada Pilkada Kota Bogor 2024.
Pasangan calon nomor urut 3, Dedie Rachim-Jenal Mutaqin, unggul dengan elektabilitas sebesar 39,8 persen.
Di posisi kedua, pasangan nomor urut 2, Atang Trisnanto-Annida Allivia, meraih elektabilitas 21,8 persen. Lalu, diikuti pasangan nomor urut 1, Sendi Fardiansyah-Melli Darsa, yang memperoleh dukungan 14,0 persen.
Pasangan nomor urut 5, Raendri Rayendra-Eka Maulana berada di posisi keempat dengan perolehan 8,5 persen. Sementara, pasangan nomor urut 4, Rena Da Frina-Teddy Risandi meraih 3,8 persen.
Menurut Ardha, survei ini memperlihatkan bahwa Pilkada Kota Bogor 2024 diprediksi berlangsung ketat. Dinamika politik yang terus berkembang menjelang hari pemungutan suara dinilai bisa memengaruhi preferensi pemilih.
Adapun survei ini dilakukan pada 20-25 September 2024 dengan metode wawancara tatap muka menggunakan kuesioner terstruktur.
Survei melibatkan 400 responden yang tersebar di enam kecamatan di Kota Bogor. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling, dengan margin of error sebesar 4,9 persen.
Diketahui, hari pemungutan suara akan digelar serentak di seluruh Indonesia pada 27 November 2024.
Masa kampanye Pilkada 2024 resmi dimulai pada 25 September 2024. Kampanye akan berlangsung hingga 23 November 2024.