Emiten Portofolio Anthoni Salim Borong Saham Bukalapak (BUKA)

Emiten Portofolio Anthoni Salim Borong Saham Bukalapak (BUKA)

Emiten portofolio Anthoni Salim, Emtek (EMTK) memborong saham Bukalapak (BUKA). Di tengah rumor BUKA mau diakuisisi Temu. - Halaman all

(InvestorID) 10/10/24 06:56 16232679

JAKARTA, investor.id - PT Elang Mahkota Teknologi Tbk atau Emtek (EMTK) memborong 9.831.706.040 (9,54%) saham PT Bukalapak.com Tbk atau Bukalapak (BUKA).

Emtek (EMTK) adalah emiten yang dikendalikan Eddy K Sariaatmadja. Di mana Anthoni Salim juga jadi salah satu pemegang saham EMTK sebesar 8,99% saham.

Sekretaris Perusahaan Emtek, Titi Maria Rusli menjelaskan, transaksi pembelian saham Bukalapak (BUKA) oleh Emtek (EMTK) dilakukan pada 9 Oktober 2024. Sebelum transaksi tersebut, Emtek secara langsung memiliki 850 juta (0,82%) saham Bukalapak.

“Jumlah saham yang dibeli 9.831.706.040 (9,54%) saham BUKA. Sehingga setelah transaksi Emtek memiliki 10.681.706.040 (10,36%) saham Bukalapak,” terang Titi Maria Rusli dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis (10/10/2024).

Titi menambahkan, harga pembelian per saham Rp 120 per saham dengan total nilai pembelian Rp 1,17 triliun.

“Tujuan transaksi untuk investasi jangka panjang,” jelas Titi Maria Rusli.

Tapi tak disebutkan siapa pihak penjual saham dari transaksi ini.

Di sisi lain, Sekretaris Perusahaan Bukalapak, Cut Fika Lutfi menjelaskan, berdasarkan konfirmasi tertulis tertanggal 9 Oktober 2024 yang diberikan oleh PT Elang Mahkota Teknologi Tbk atau Emtek (EMTK) selaku pengendali dari PT Kreatif Media Karya yang merupakan pemegang saham utama Bukalapak (BUKA), pada tanggal 9 Oktober 2024 Emtek telah melakukan transaksi pembelian saham BUKA secara langsung.

Jumlahnya sebanyak 9.831.706.040 saham yang mewakili 9,54% dari total saham yang ditempatkan dan disetor pada Bukalapak. Emtek semula memiliki 0,82% saham BUKA secara langsung, menjadi 10,36% saham.

Sementara itu, memang terjadi transaksi saham PT Bukalapak.com Tbk atau Bukalapak (BUKA) di pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan 9 Oktober 2024 kemarin. Nilainya jumbo. Ini terjadi saat Bukalapak dirumorkan mau diakuisisi Temu, e-commerce asal China.

Transaksi di pasar nego tersebut melibatkan 9,83 miliar saham Bukalapak di Rp 120/saham. Sehingga nilai keseluruhannya Rp 1,17 triliun. Dan transaksi ini terungkap merupakan aksi beli oleh Emtek (EMTK), tapi belum tersiar siapa penjualnya.

Selain itu juga terdapat transaksi saham BUKA di pasar nego BEI di 9 Oktober kemarin sebanyak 3,61 miliar saham di Rp 250/saham. Sehingga nilai keseluruhannya Rp 904,16 miliar. Dan sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi terkait transaksi di pasar nego 3,61 miliar saham BUKA itu.

Saham Bukalapak di pasar reguler pada 9 Oktober kemarin -5,44% ke Rp 139. Sebanyak 2,28 miliar saham ditransaksikan, frekuensi 23.643 kali, dan nilai transaksi Rp 322,42 miliar.

Rumor

Sementara itu, Bukalapak.com Tbk atau Bukalapak (BUKA) telah buka suara terkait rumor yang beredar mengenai e-commerce Temu yang disebut mau mengakuisisi Bukalapak.

Hal tersebut disampaikan manajemen Bukalapak sebagai klarifikasi dalam menjawab permintaan penjelasan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Perseroan tidak mengetahui informasi terkait rencana akuisisi perseroan oleh e-commerce dari TEMU (perusahaan dari China),” jelas Sekretaris Perusahaan Bukalapak, Cut Fika Lutfi dalam keterbukaan informasi dikutip Rabu (9/10/2024).

Dia menambahkan, Bukalapak (BUKA) akan melakukan keterbukaan informasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku apabila perseroan menerima informasi yang telah diverifikasi kebenarannya atas rencana akuisisi tersebut.

Saham Bukalapak (BUKA) sendiri sempat tiba-tiba melonjak 25,22% ke Rp 144 pada 7 Oktober 2024.

Menurut Cut Fika, kenaikan harga saham pada 7 Oktober 2024 adalah reaksi pasar atas informasi terkait rencana akuisisi perseroan yang belum diverifikasi kebenarannya dan tidak pernah dikonfirmasi oleh manajemen perseroan.

“Spekulasi pasar berada di luar kendali perseroan. Oleh karenanya, perseroan mengimbau agar para pemegang saham publik dan investor dapat memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan sebelum membuat keputusan investasi terkait perseroan,” pungkasnya.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #bukalapak #buka #emtek #emtk #anthoni-salim #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/376132/emiten-portofolio-anthoni-salim-borong-saham-bukalapak-buka