Penjualan Eceran Agustus 2024 Terkerek Karena Perayaan HUT RI Halaman all
Data BI menunjukkan kinerja penjualan eceran secara nasional tercatat terus meningkat hingga Agustus 2024. Halaman all
(Kompas.com) 10/10/24 08:00 16235540
JAKARTA, KOMPAS.com - Kinerja penjualan eceran secara nasional tercatat terus meningkat hingga Agustus 2024. Hal ini sebagaimana terefleksikan dalam data Survei Penjualan EceranBank Indonesia (BI) periode Agustus 2024.
Berdasarkan hasil survei tersebut, Indeks Penjualan Riil (IPR) tercatat sebesar 215,9 pada Agustus lalu.
Angka ini meningkat sebesar 5,8 persen secara tahunan (year on year/yoy) dan tumbuh 1,7 persen secara bulanan (month to month/mtm).
"Survei Penjualan Eceran mengindikasikan kinerja penjualan eceran meningkat baik secara tahunan dan bulanan," tulis BI, dalam Survei Penjualan Eceran, dikutip Rabu (9/10/2024).
Jika dilihat secara tahunan, peningkatan tinggi IPR terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau (8 persen) serta kelompok bahan bakar kendaraan bermotor (4,3 persen).
Sementara itu, kelompok peralatan informasi dan komunikasi masih tetap terkontraksi, yakni sebesar minus 9,8 persen. Kemudian kelompok barang budaya dan rekreasi juga terkontraksi 0,2 persen dan kelompok perlengkapan rumah tangga lainnya terkontraksi 5,7 persen.
Adapun dilihat secara bulanan, pertumbuhan IPR didorong oleh peningkatan kelompok makan, minuman, dan tembakau (1,7 persen), diikuti peralatan informasi dan komunikasi (2 persen), serta perlengkapan rumah tangga lainnya (2,4 persen).
Bank sentral menilai, pertumbuhan itu ditopang oleh peningkatan aktivitas masyarakat saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI.
"Didukung penerapan strategi potongan harga oleh retailer," tulis BI.
Lebih lanjut, BI meyakini, kinerja penjualan tetap positif pada September 2024.
Meskipun pertumbuhan IPR September bakal lebih rendah dari posisi Agustus 2024 karena terjadi penurunan permintaan masyarakat akibat berakhirnya program diskon yang diterapkan retailer pada masa HUT RI.
Bank sentral memproyeksi, IPR September mencapai 210,5. Angka ini tumbuh sebesar 4,7 persen secara tahunan dan tumbuh 1,7 persen secara bulanan.
"Beberapa kelompok tumbuh positif dan menahan penurunan kinerja penjualan eceran yang lebih dalam," tulis BI.