Saham Emiten Pilihan Lo Kheng Hong Mendadak Laris, Harganya Loncat

Saham Emiten Pilihan Lo Kheng Hong Mendadak Laris, Harganya Loncat

Saham media pilihan Lo Kheng Hong, Global Mediacom (BMTR) aktif diperdagangkan di sesi I. Harga saham BMTR pun bisa bergerak ke zona hijau. - Halaman all

(InvestorID) 10/10/24 12:50 16249786

JAKARTA, investor.id - Saham emiten media pilihan Lo Kheng Hong, PT Global Mediacom Tbk (BMTR) tiba-tiba aktif diperdagangkan pada sesi I tanggal 10 Oktober 2024 ini.

Tercatat sudah 18,53 juta saham BMTR diperdagangkan, frekuensi 6.919 kali, dan nilai transaksi Rp 4,15 miliar. Jika dibandingkan dengan tanggal 8 Oktober saja, seharian penuh saat itu hanya 6,31 juta saham BMTR ditransaksikan, frekuensi 663 kali, dan nilai transaksi Rp 1,38 miliar.

Saham Global Mediacom – emiten yang dikendalikan Hary Tanoesoedibjo – mendadak aktif sehingga harganya pun meloncat 1,82% ke Rp 224 per akhir sesi I perdagangan 10 Oktober.

Sepanjang Oktober hingga sesi I tanggal 10 ini, saham BMTR hanya dua kali hijau, mayoritas stagnan, dan dua kali merah.

Kinerja

Sebagai informasi, investor kawakan Lo Kheng Hong menggenggam 6,53% saham Global Mediacom (BMTR) per 31 Agustus 2024.

Sementara itu, Global Mediacom (BMTR) membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 420,43 miliar sepanjang semester I-2024. Angka laba bersih tersebut menurun 4,48% dibandingkan Rp 440,15 miliar pada periode yang sama tahun 2023.

Untuk kuartal II-2024 saja, Emiten Hary Tanoesoedibjo ini hanya mencetak laba bersih Rp 87,98 miliar. Melemah dibandingkan kuartal I-2024 di angka Rp 332,44 miliar.

Per 30 Juni 2024, laba per saham BMTR menjadi Rp 25,7. Turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu di Rp 26,9.

Emiten yang masuk portofolio Lo Kheng Hong ini mencatatkan pendapatan Rp 5,47 triliun sepanjang semester I-2024. Menurun ketimbang Rp 5,90 triliun pada Januari-Juni 2023.

Beban langsung Global Mediacom (BMTR) juga sebenarnya menurun ke posisi Rp 3,08 triliun. Dari sebelumnya Rp 3,44 triliun pada semester I-2023.

Tapi Laba bruto tetap ikut turun jadi Rp 2,39 triliun pada paruh pertama tahun ini. Dari sebelumnya Rp 2,46 triliun.

Per 30 Juni 2024, kas dan setara kas Rp 1,50 triliun, dengan total aset Rp 36,85 triliun. Liabilitas Rp 8,40 triliun dan total ekuitas Rp 28,44 triliun.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #lo-kheng-hong #global-mediacom #bmtr #saham-lo-kheng-hong #saham-bmtr #hary-tanoesoedibjo #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/376166/saham-emiten-pilihanlo-kheng-hong-mendadak-laris-harganya-loncat