Belajar Literasi Keuangan dari Medsos Ini Tantangannya
Medsos yang kian berkembang membuat semakin banyak generasi muda yang mengakses berbagai macam informasi, termasuk literasi keuangan. - Halaman all
(InvestorID) 10/10/24 13:22 16252259
JAKARTA, investor.id – Media sosial (medsos) yang kian berkembang membuat semakin banyak generasi muda yang mengakses berbagai macam informasi mulai dari hiburan hingga pendidikan, termasuk informasi mengenai literasi keuangan.
Di satu sisi, belajar literasi keuangan membuat generasi muda banyak belajar bahkan mulai memiliki aset keuangan. Namun di sisi lain, ada tantangan generasi muda yang belajar literasi keuangan dari medsos.
CEO dan Co-founder aplikasi Pluang Claudia Colonas membahas hal ini dan menjabarkan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini dalam belajar literasi keuangan. Menurut Claudia, salah satunya adalah generasi dominan belajar literasi keuangan melalui aplikasi Instagram dan Tiktok.
"Saya sendiri ingat pada awalnya mulai Pluang, kita mengadakan survei, produk kami juga ini tersedia di aplikasi Gojek dan Tokopedia. Dan (di) survei itu kita menanyakan, sebenarnya ketika anak muda belajar mengenai keuangan, biasa di mana nomor satunya? Jawaban menarik, nomor satu Instagram, nomor dua Tiktok," beber Claudia dalam special session bertajuk \'Financial Independence: Ensuring Financial Literacy across Indonesia\' pada forum BNI Investor Daily Summit 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (9/10/2024).
Claudia mengakui hal tersebut tergolong wajar, dengan adanya digitalisasi yang sudah menyentuh segala aspek kehidupan dan karakter kaum muda. Hanya saja, kata Claudia, pengetahuan generasi muda soal literasi keuangan menjadi terbatas karena ilmu dan informasi yang yang disampaikan melalui Instagram dan Tiktok sangat terbatas.
"Tetapi untuk anak-anak muda sekarang yang sangat terekspos dengan tiktok dan Instagram, mereka sudah mulai belajar investasi, kadang-kadang menyesatkan, dan kadang-kadang hal yang baik," tutur dia.
"Cuma ini menjadi concerning, terus terang, kalau kita lihat dari sisi lain. Karena Tiktok hanya beberapa detik videonya. Instagram, perkataan yang muat di dalam satu foto paling satu kalimat. Pertanyaannya, apakah itu cukup untuk menjadi bahan literasi keuangan untuk orang memilih investasi atau tidak? Itu menjadi pertanyaan yang besar," paparnya.
Claudia juga mengakui generasi muda sekarang sudah tidak terlalu asing dengan kata saham, investasi, atau literasi keuangan. Hal tersebut merupakan dampak positif dari perkembangan teknologi yang begitu cepat.
Namun, ia tetap mendorong generasi muda, orang tua, maupun para pengajar untuk memastikan generasi muda membiasakan budaya membaca. Dengan demikian seseorang mendapatkan pemahaman utuh atas suatu hal, termasuk literasi keuangan.
"Jadi, untuk kami di Pluang, kami sendiri melihat anak-anak muda ini lebih pada terlalu addicted dengan short content, bagaimana kita bisa mengajar anak-anak muda lebih suka membaca, long content, ataupun menonton video Youtube lebih panjang dan lain-lain," pungkasnya.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #claudia-colonas #pluang #literasi-keuangan #literasi-keuangan-dari-medsos #media-sosial-medsos #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/national/376172/belajar-literasi-keuangan-dari-medsos-ini-tantangannya