Sharp Ingin Genjot Pangsa Pasar Mesin Cuci Bukaan Depan di Indonesia

Sharp Ingin Genjot Pangsa Pasar Mesin Cuci Bukaan Depan di Indonesia

Sharp menargetkan kirim 5.000 unit mesin cuci bukaan depan setiap bulan, untuk genjot pangsa pasar di segmen ini. Halaman all

(Kompas.com) 10/10/24 17:41 16258361

KOMPAS.com - Sharp, meluncurkan deretan mesin cuci baru front loading baru untuk pasar Indonesia, hari ini Kamis (10/10/2024) di The Langham, Jakarta.

Perusahaan elektronik asal Jepang itu merilis sembilan model mesin cuci, meliputi mesin cuci sekaligus pengering (dryer) hingga mesin pengering saja.

Kesembilan model itu meliputi dua model flagship (ES-FL1410DPX, ES-FL1212SX), dua model high-end (ES-FL1410MSX, ES-FL1490MSX), tiga model kelas menengah (ES-FL1270XT, ES-FL1280XT, ES-FL1290XT) serta dua model standar (ES-FL1270MWX, ES-FL1480MWX).

Peluncuran sederet model mesin cuci bukaan depan itu juga menandai upaya Sharp untuk meningkatkan pangsa pasar perusahaan di Indonesia, terutama di segmen model ini.

Menurut Afka Adhitya, SHA Product Strategy Manager, Sharp Electronics Indonesia, pangsa pasar mesin cuci Sharp di Indonesia secara umum masih teratas dengan persentase 23,60 persen.

Kendati demikian, bila dirinci dari total pangsa tersebut, kontributor terbanyak adalah mesin cuci dua tabung dengan persentase 28,10 persen. Sementara mesin cuci bukaan atas adalah 15,90 persen dan bukaan depan persentasenya paling rendah, 8,50 persen.

Untuk itu, dihadirkannya sejumlah model mesin cuci bukaan depan kali ini diharapkan dapat mendongkrak pangsa Sharp untuk kategori tersebut.

"Secara umum kita market leader untuk mesin cuci di Indonesia. Tetapi bila dilihat per kategori, mesin cuci front loading belum nomor satu. Itulah mengapa kami coba menawarkan produk front loading yang mencakup berbagai segmen," kata Afka dalam peluncuran mesin cuci baru Sharp di The Langham, Jakarta.

Kompas.com/Lely Maulida Afka Adhitya, SHA Product Strategy Manager, PT Sharp Electronics Indonesia dalam peluncuran mesin cuci baru Sharp di The Langham, Jakarta Selatan.

Dalam kesempatan yang sama, Andri Adi Utomo, National Sales Senior GM, Sharp Electronics Indonesia, memaparkan target pangsa pasar serta penjualan mesin cuci baru Sharp.

Sharp menargetkan pangsa pasar mesin cuci bukaan depan dari sekitar 8 persen menjadi 18-20 persen. Namun Andri tidak merinci tenggat target tersebut.

Adapun target penjualan deretan mesin cuci baru Sharp yang dirilis kali ini yaitu sekitar 5.000 unit per bulan.

"Targetnya 5.000 unit per bulan mulai Desember 2024, karena kita punya kategori yang lengkap, mulai dari yang murah, medium sampai flagship serta fitur yang luar biasa," ujar Andri.

25 juta keluarga di Indonesia masih cuci pakai tangan

Selain karena modelnya yang lengkap mencakup berbagai segmen, Andri juga optimistis bisa mendongkrak pangsa pasar mesin cuci bukaan depan. Sebab, peluangnya masih besar.

Andri memaparkan bahwa penetrasi mesin cuci di Indonesia masih di bawah 50 persen. Lebih spesifik, dari total 50 juta keluarga di Indonesia, 25 juta di antaranya masih mencuci menggunakan tangan.

Dia juga menjelaskan bahwa praktik penggunaan mesin cuci layaknya kulkas televisi atau kulkas, di mana pengguna akan membeli produk murah sebagai produk pertamanya atau mesin cuci dua tabung dalam skenario mesin cuci. Kemudian, mereka akan memiliki keinginan untuk "naik kelas" seiring waktu.

Praktik itu diyakini berlaku untuk mesin cuci pula, dengan pengguna memilih mesin cuci bukaan atas atau bukaan depan untuk naik kelas. Oleh karena itu Sharp optimistis meluncurkan serangkaian produk mesin cuci bukaan depan baru di Indonesia.

"Orang pertama kali beli yang murah. Setelah punya pengalaman yang murah, mereka ingin naik kelas. Biasanya ke top loading atau front loading. Ini yang kita harapkan," kata Andri.

#sharp #pangsa-pasar #mesin-cuci #mesin-cuci-front-loading #mesin-cuci-bukaan-depan

https://tekno.kompas.com/read/2024/10/10/17412577/sharp-ingin-genjot-pangsa-pasar-mesin-cuci-bukaan-depandiindonesia