RA Tusuk Pegawai Toko Obat di Pamulang karena Disuruh Putus dengan Anak Korban

RA Tusuk Pegawai Toko Obat di Pamulang karena Disuruh Putus dengan Anak Korban

Saat ini RA telah ditangkap polisi. RA ditangkap di Bambu Apus, Pamulang, Tangsel, Selasa (8/10/2024) pukul 13.00 WIB. Halaman all

(Kompas.com) 10/10/24 17:03 16258378

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolsek Pamulang Kompol Suhardono mengatakan, RA (19) nekat menusuk TK (46), karena merasa sakit hati setelah diminta mengakhiri hubungan asmaranya dengan anak korban berinisal N.

"Motif RA melakukan percobaan pembunuhan adalah sakit hati dan dendam. Saat keduanya dipanggil oleh korban, pelaku diminta hubungannya putus dan tidak berlanjut,” ujar Kapolsek Pamulang Kompol Suhardono melalui keterangannya, Kamis (10/10/2024).

Saat ini RA telah ditangkap polisi. RA ditangkap di Bambu Apus, Pamulang, Tangsel, Selasa (8/10/2024) pukul 13.00 WIB.

Penangkapan itu dilakukan setelah polisi mendapat laporan dari istri korban terkait peristiwa penusukan itu.

"Penyidik dari Unit Reskrim Polsek Pamulang mendapatkan bukti yang cukup dan mengarah kepada seorang laki-laki inisial RA umur 19 tahun yang diduga kuat sebagai pelaku tindak pidana ini," kata dia.

Akibat ulahnya, RA terancam dijerat Pasal 340 jo 53 KUHP dan atau Pasal 354 KUHP tentang Penganiayaan Berat dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama delapan tahun.

Sebelumnya, TK diserang oleh orang tak dikenal (OTK) saat sedang tidur di dalam toko.

Ketua RT setempat, M Nur, menjelaskan, peristiwa penusukan itu dilaporkan oleh warga terjadi Selasa (8/10/2024) sekitar pukul 04.00 WIB.

"Iya, kejadian begitu saja. Ada laporan dari istrinya bahwa ada penikaman atau penusukan, korban saat itu sedang tidur," ujar Nur saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa.

Korban sempat melawan pelaku. Namun, korban justru terus diserang hingga ditusuk sekitar lima hingga tujuh kali di bagian dada, lengan, serta punggung.

"Kalau ditusuk pakai apa, belum tahu. Tetapi pelaku kabur, entah lompat atau turun dari lantai dua pakai apa kita belum tahu. Korban luka di dada, mungkin belakang dan lengan," kata Nur.

Korban sempat mengejar pelaku dari dalam apotek hingga ke luar jalan raya, tetapi tidak berhasil menangkapnya. Setelah itu, korban melapor ke istrinya.

"Istrinya lapor ke saya, baru lapor ke Polsek Pamulang. Korban dibawa ke rumah sakit sama pemilik apotek. Saya enggak tahu apotek mana, cuma di kawasan Ciputat," kata Nur.

Berdasarkan keterangan pemilik apotek, tidak ada barang-barang berharga yang hilang di tengah kasus penusukan korban.

"Enggak ada yang hilang (barang berharganya)," ucap Nur.

#pegawai-toko-obat-di-pamulang-ditusuk #penusuk-pegawai-toko-obat-di-pamulang-ditangkap

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/10/10/17032151/ra-tusuk-pegawai-toko-obat-di-pamulang-karena-disuruh-putus-dengan-anak