Terbukti Ampuh Tangkap Buronan, Sistem Autogate Akan Ditambah di Tiga Bandara Ini
Dirjen Imigrasi berencana menerapkan sistem autogate di tiga bandara, karena sistem itu terbukti ampuh mendeteksi buronan yang hendak masuk Indonesia. Halaman all
(Kompas.com) 11/10/24 09:07 16293278
JAKARTA, KOMPAS.com – Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim, mengungkapkan rencana penerapan sistem autogate di beberapa bandara besar di Indonesia, yakni Bandara Kualanamu (Medan), Juanda (Surabaya), dan Yogyakarta International Airport (YIA).
Sebab, sistem autogate dengan face recognition ini terbukti ampuh menangkap buronan internasional yang masuk ke Indonesia.
Hal ini berkaca dari ditangkapnya buronan asal China berinisial LQ, yang mencoba masuk Indonesia via Bandara Ngurah Rai, Bali, pada 1 Oktober lalu.
“Autogate ini terbukti efektif dalam mempercepat proses pemeriksaan imigrasi, sehingga kami akan terus memperluas penggunaannya di bandara-bandara lain yang membutuhkan,” Silmy di Jakarta, Kamis (10/10/2024).
“Meski autogate memudahkan pelintas karena hanya membutuhkan 15 detik untuk pemeriksaan, aspek keamanan tetap diutamakan. Pelintas yang terdaftar dalam red notice Interpol atau daftar cegah tidak akan bisa melintas,” papar Silmy.
Silmy menjelaskan, seluruh tempat pemeriksaan Imigrasi di Indonesia sudah terintegrasi dengan Interpol Global Police Communication System (IGCS), jaringan komunikasi Interpol yang beroperasi 24 jam setiap hari.
Autogate di sejumlah bandara dan pelabuhan utama di Indonesia juga menggunakan teknologi pengenalan wajah dan Border Control Management (BCM).
Hal ini yang membuat buron Interpol China berinisial LQ bisa terdeteksi di autogate Bandara Ngurah Rai, meski ia menggunakan identitas palsu, sebagai warga Turki.
"Kasus LQ ini membuktikan efektivitas sistem kami," tambah dia.
Dia menegaskan, Ditjen Imigrasi akan terus memperkuat sistem keamanan perlintasan guna meningkatkan pengawasan keimigrasian.
“Indonesia bukan destinasi pelarian buron internasional. Kami akan terus bekerja sama dengan aparat penegak hukum baik nasional maupun internasional untuk memastikan hal tersebut,” tegas Silmy Karim.
Selain standar keamanannya tinggi, sistem otomatis ini juga bisa membuat pemeriksaan keamanan di Bandara Internasional jadi lebih cepat dan efisien.
“Autogate membantu meningkatkan produktivitas. Di bandara yang sibuk seperti Ngurah Rai dan Soekarno-Hatta (Soetta), kita sudah menerapkannya dan hasilnya lebih cepat,” tambahnya
#buron-china #cara-kerja-autogate-imigrasi #buron-internasional-tertangkap-karena-autogate-imigrasi #buronan-investasi-bodong-china