Pelajar di Tebet Linglung Usai Duel dengan Kakak Kelas, Tanya "Ada Apa Sih?" dalam Kondisi Babak Belur
AAP (16), pelajar korban penganiayaan oleh kakak kelasnya, MAA (17), sempat memberikan jawaban membingungkan usai perkelahian itu terjadi. Halaman all
(Kompas.com) 11/10/24 08:25 16293291
JAKARTA, KOMPAS.com - AAP (16), pelajar korban penganiayaan oleh kakak kelasnya, MAA (17), sempat memberikan jawaban membingungkan usai perkelahian itu terjadi.
Warga bernama Suryani (59) menyebut AAP dalam kondisi setengah sadar dengan wajah babak belur dan tampak seperti orang linglung.
Momen ini terjadi saat dua dari tiga rekan AAP membawa korban ke sekolah setelah dilaporkan oleh Suryani tentang kondisi korban yang terkapar di Gang Sepak Bola.
“Itu anak (AAP) antara sadar atau tidak ya. Begitu diajak ngomong sama saya, \'Tadi kamu diapain sama teman kamu?\', \'Siapa, Bu?\', \'Kamu\', \'Enggak tahu\'. Dia bilang enggak tahu,” ujar Suryani menirukan percakapannya dengan AAP, Kamis (10/10/2024).
“Iya (kayak orang linglung). ‘Terus kamu diapain sama teman kamu? Memangnya masalah apa kamu bisa ribut?\', \'Enggak tahu, di mana, Bu? Saya enggak tahu\'. Itu kayak antara sadar dan tidak,” lanjut dia.
Bukan hanya itu, Suryani juga sempat mendapatkan jawaban dari AAP yang seolah-olah tidak ada perkelahian antara korban dan MAA.
“Sudah duduk, tapi dia enggak tahu gitu kejadiannya apa, dia enggak tahu. Makanya (bilang), ‘Ada apaan sih? Ada apa sih?’, gitu. Dia bengong, tapi mukanya memang memar, di sini (wajah) biru,” ungkap Suryani.
Suryani mengaku memang tidak melihat adanya pemukulan atau duel satu lawan satu antara AAP dan MAA.
Kendati demikian, Suryani hanya melihat AAP sudah dalam kondisi terkapar di Gang Sepak Bola sambil mengenakan seragam putih abu-abu.
Oleh karena itu, dia melaporkan kondisi korban ini kepada pihak sekolah.
Secara terpisah, kuasa hukum korban, Saut Hamonangan mengatakan, AAP masih dalam perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Budi Asih, Cawang, Kramatjati, Jakarta Timur.
Usai kejadian ini, Saut menyebut korban terancam kehilangan ingatan.
"Jadi inilah menjadi kekhawatiran kami atas kondisi AAP yang saat ini belum sadarkan diri, dan mungkin semoga tidak terjadi, bakalan sangat parah nantinya pascakeluar dari rumah sakit, salah satunya hilang ingatan," kata Saut saat dihubungi, Kamis (10/10/2024).
“AAP sudah dilakukan operasi karena batok kepalanya sudah rusak, jadi dokter, (berdasarkan) keterangan dari orangtua, bahwa kemungkinan besar ini bakal bahaya, sangat berat kondisi AAP," lanjutnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang siswa di Tebet, Jakarta Selatan, berinisial AAP (16) diduga menjadi korban penganiayaan oleh kakak kelasnya, MAA (17), sampai mengalami koma.
Dalam sebuah foto yang beredar di media sosial, tampak AAP mengalami luka lebam di wajah.
Ada pula foto yang menunjukkan AAP sedang terbaring dengan wajah dibalut perban serta menggunakan alat bantu pernapasan.
Dalam foto tersebut, AAP tampak tidak sadarkan diri.
Menurut narasi di media sosial, tempat foto tersebut diunggah, AAP diduga ditarik oleh kakak kelasnya ke luar sekolah, kemudian dipukuli.
Masih berdasarkan narasi dalam unggahan di media sosial itu, AAP disebut mengalami pendarahan otak.
Atas kejadian ini, pihak keluarga korban melaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
#kronologi-penganiayaan-siswa-di-tebet #pelaku-penganiayaan-siswa-di-tebet #siswa-dianiaya-kakak-kelas-di-tebet #penganiayaan-siswa-di-tebet #siswa-sma-di-tebet-koma-usai-duel