Disdik Bantah Siswa Berkebutuhan Khusus di Depok Dirundung Teman Sekolah dengan Lemparan Batu

Disdik Bantah Siswa Berkebutuhan Khusus di Depok Dirundung Teman Sekolah dengan Lemparan Batu

Bahrudin, menegaskan bahwa tidak ada batu yang dilemparkan kepada R (15), siswa berkebutuhan khusus yang diduga menjadi korban perundungan. Halaman all

(Kompas.com) 11/10/24 12:48 16302837

DEPOK, KOMPAS.com – Kepala Seksi SMP Dinas Pendidikan Kota Depok, Bahrudin, menegaskan bahwa tidak ada batu yang dilemparkan kepada R (15), siswa berkebutuhan khusus yang diduga menjadi korban perundungan teman sekolah.

"Tidak ada yang melempar batu, bukan melempar batu, tapi melempar pasir, jadi itu bercandaan mereka," kata Bahrudin saat dihubungi Kompas.com, Jumat (11/10/2024).

Bahrudin menjelaskan, dalam data yang telah dikumpulkan oleh Dinas Pendidikan Depok, tidak ada keterangan mengenai lemparan batu.

Ia menyebutkan bahwa yang dilemparkan adalah pasir, bukan batu, sesuai informasi yang diperoleh dari orangtua R.

"Bukan batu, di sini (keterangan) saya tidak mendapatkan batu karena memang kemarin juga saya sudah ke orangtuanya, dan memang pasir," ungkap Bahrudin.

R sendiri menunjukkan kepada orangtuanya bahwa yang dilemparkan adalah pasir yang kebetulan dilihatnya di rumah yang sedang direnovasi.

"Ketika R melihat pasir di rumahnya, yang memang (rumahnya) lagi direnovasi, dia menunjuk ke pasir, dan orangtuanya menyampaikan itu kepada kami," jelasnya.

Bahrudin menambahkan bahwa Dinas Pendidikan Depok menganggap pasir tersebut digunakan dalam candaan siswa saat upacara atau di lokasi kejadian dugaan perundungan itu.

"Jadi kalau kita mah kayak diaur-aurin lah bercandaan mereka, begitulah pasir yang ada di lapangan," kata Bahrudin.

Sebelumnya, R diduga mengalami perundungan oleh teman-teman seangkatannya setelah upacara Hari Kesaktian Pancasila pada Selasa (1/10/2024).

Ia dilaporkan mengalami kekerasan fisik berupa tendangan dan lemparan batu yang mengenai mata dan wajahnya, sehingga memicu R memukul kaca jendela kelas dan mengalami luka pada tangannya.

Keluarga R telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Depok. Namun, Kepala SMP Negeri terkait, Tatag Hadi Sunoto, membantah adanya perundungan dan menyatakan bahwa siswa-siswa yang diduga terlibat tidak melakukan kekerasan terhadap R.

#bully #berkebutuhan-khusus #bullying-di-depok #siswa-berkebutuhan-khusus-dibully-teman #anak-berkebutuhan-khusus-dirundung #perundungan-anak-berkebutuhan-khusus #perundungan-anak-berkebutuhan-khusus-d

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/10/11/12484891/disdik-bantah-siswa-berkebutuhan-khusus-di-depok-dirundung-teman-sekolah