Bali Farm House Buleleng, Bisa Lihat Satwa dari Luar Negeri

Bali Farm House Buleleng, Bisa Lihat Satwa dari Luar Negeri

Kabupaten Buleleng punya tempat wisata Bali Farm House yang punya koleksi satwa dari luar negeri. Halaman all

(Kompas.com) 11/10/24 10:10 16304493

KOMPAS.com - Bali selalu dikenal sebagai destinasi wisata yang menawarkan keindahan alam dan budaya.

Kali ini, Bali Farm House, sebuah destinasi wisata baru yang terletak di kaki perbukitan Desa Pancasari, Kabupaten Buleleng, menghadirkan konsep wisata alam terbuka yang dikemas dalam wahana bermain luar ruangan.

Tempat wisata ini, yang resmi dibuka pada akhir Februari 2024, mencakup area seluas 4,7 hektare dan menawarkan pengalaman berlibur yang lengkap untuk keluarga.

Kehadirannya menambah daya tarik baru bagi wisatawan yang mencari hiburan keluarga di Bali Utara.

“Kami integrasikan permainan dengan alam sehingga menumbuhkan apresiasi anak-anak terhadap lingkungan,” kata Kepala Humas Bali Farm House, Emma Kristiana dilansir dari Antara.

Bali Farm House menawarkan berbagai permainan yang dirancang untuk memberikan pengalaman interaktif sekaligus mendidik, terutama bagi anak-anak.

Dengan luas 1.800 meter persegi, wahana bermain ini menjadi yang terbesar di Pulau Dewata, menghadirkan pemandangan menakjubkan dataran tinggi Bedugul yang dipadu dengan arsitektur peternakan bergaya Tuscany, Italia.

Beragam wahana permainan

Pengunjung dapat menikmati berbagai permainan seperti jaring laba-laba, ayunan, perosotan, jungkat-jungkit, jembatan kayu, menara kayu, dan masih banyak lagi.

Total ada sekitar 16 jenis permainan yang telah disiapkan, dan rencananya wahana tersebut akan terus ditambah untuk memperkaya pengalaman pengunjung.

ANTARA/DEWA KETUT SUDIARTA WIGUNA Sejumlah pengunjung menjajal wahana bermain luar ruangan Bali Farm House dengan latar pemandangan alam landskap perbukitan di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (4/10/2024). .

“Setiap permainan itu sudah dirancang memastikan keselamatan anak, ruang untuk mendidik hingga mengembangkan keterampilan motorik anak,” tambah Emma.

Salah satu fitur menarik dari wahana ini adalah penggunaan serpihan kayu sebagai penutup tanah.

Selain menambah estetika, serpihan kayu ini juga berfungsi untuk memperbaiki kualitas tanah dan mencegah pertumbuhan gulma, mencerminkan komitmen Bali Farm House terhadap praktik ramah lingkungan.

Interaksi dengan satwa dari luar negeri

Selain wahana bermain, Bali Farm House juga memberikan pengalaman unik berupa interaksi langsung dengan satwa-satwa eksotis yang didatangkan dari luar negeri.

Pengunjung dapat memberi makan 29 ekor alpaka yang didatangkan langsung dari Peru, 11 ekor keledai dari Australia, empat burung unta, serta kuda poni dari Shetland, Skotlandia.

Satwa-satwa ini dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan sejuk Desa Pancasari yang berbatasan dengan kawasan wisata Bedugul.

Dengan menggabungkan permainan outdoor dan interaksi satwa, Bali Farm House berupaya untuk menarik wisatawan lokal maupun mancanegara, serta mendukung perkembangan sektor pariwisata di Bali Utara.

Kehadiran Bali Farm House diharapkan tidak hanya menambah pilihan wisata keluarga di Bali, tetapi juga ikut berperan dalam menggerakkan kembali sektor pariwisata di Bali Utara, yang selama ini kurang mendapatkan perhatian dibandingkan wilayah Bali lainnya.

#bali-farm-house #bali-farm-house-buleleng

https://travel.kompas.com/read/2024/10/11/101000727/bali-farm-house-buleleng-bisa-lihat-satwa-dari-luar-negeri