Hati-hati, Menikah Ketika Belum Siap Bisa Sebabkan Perselingkuhan

Hati-hati, Menikah Ketika Belum Siap Bisa Sebabkan Perselingkuhan

Nikah muda ketika sebenarnya mental belum siap, dapat menyebabkan perselingkuhan. Simak penjelasan psikolog.

(Kompas.com) 11/10/24 17:22 16311098

KOMPAS.com - Banyak orang yang menikah di usia muda, berharap akan mendapatkan kebahagiaan bersama pasangan yang dicintai.

Menurut Psikolog Vania Susanto, seringkali orang menyatakan, bahwa tujuan menikah muda itu untuk bahagia. Padahal, pernikahan tidak menjamin kebahagiaan. Pasalnya, menikah artinya ada tanggung jawab baru yang lebih besar.

"Ada tanggung jawab baru, konflik baru. Ibaratnya dua orang dijadikan satu dengan pola asuh keluarga dan lingkungan yang berbeda," ujarnya ketika diwawancarai Kompas.com, Kamis (10/10/2024).

Perbedaan latar belakang membuat pola pikir pasangan cenderung berbeda. Perbedaan tersebut jelas dapat menimbulkan konflik.

Bahkan, jika pasangan yang menikah muda langsung dikaruniai anak, mereka kerap merasa kebingungan dengan peran barunya.

"Suami kerap belum paham, aku sebagai pasangan perlu support istri itu seperti apa," ungkap Vania.

Suami tidak tahu cara mendukung istrinya, membuat istri merasa stres, depresi, bahkan mengalami post partum depression dan baby blues.

Hal tersebut dapat menimbuulkan cekcok antar suami istri. Menyebabkan suami tidak lagi merasa nyaman di rumah dan mencari kenyamanan di luar rumah.

Selain itu, suami dapat merasa bahwa perhatian istrinya hilang, karena istrinya baru menjadi ibu dan mencurahkan lebih banyak perhatiannya pada anak.

"Ada juga dampaknya sampai ke perilaku toksik dalam artian \'oh istriku tidak perhatian, tidak bisa memenuhi kewajiab sebagai pasangan. Biasanya aku yang menjadi fokus, sekarang ketika punya anak, aku merasa diduakan,"" jelas Vania.

Padahal itu adalah hal yang wajar, karena bayi memerlukan perhatian orangtuanya terus-menerus.

Namun, karena usianya masih muda dan cara berpikirnya belum matang, bukannya ikut membantu istrinya ia malah merasa cemburu pada anaknya.

"Jadi jealousy ternyata tidak hanya pada orang lain saja, tapi bisa loh sama keluarga sendiri, ketika belum siap secara emosional dan mental," tangkas Vania.

Suami jadi merasa tidak terpenuhi secara fisik ataupun emosional dari istrinya. Inilah yang kemudian akan memicu perselingkuhan.

Ia mencari sosok perempuan lain yang bisa memberikan perhatian, membuatnya merasa nyaman dan dicintai.

"Merasa tidak cukup, jadi cari di luar untuk pemenuhan kepuasan itu," tutup Vania.

#nikah-muda #dampak-buruk-nikah-muda #nikah-muda-berpeluang-selingkuh

https://lifestyle.kompas.com/read/2024/10/11/172209220/hati-hati-menikah-ketika-belum-siap-bisa-sebabkan-perselingkuhan