Generasi Muda Mendominasi! Investor Pasar Modal Indonesia Cetak Rekor Setelah Tembus 14 Juta SID
Jumlah investor pasar modal di Indonesia tembus 14 juta SID pada 2024. Pertumbuhan didukung inovasi edukasi dan digitalisasi BEI berkolaborasi dengan SRO.
(WE Finance) 11/10/24 19:07 16316157
Warta Ekonomi, Jakarta -Jumlah investor pasar modal di Indonesia telah melampaui 14 juta Single Investor Identification (SID) per 3 Oktober 2024, tepatnya mencapai angka 14.001.651 SID. Pencapaian ini merupakan peningkatan signifikan dengan penambahan 1.833.590 SID baru sejak akhir tahun lalu yang mencatat 12.168.061 SID. Pertumbuhan ini merupakan hasil sinergi antara PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Self-Regulatory Organizations (SRO), dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, didukung oleh strategi inovasi digitalisasi edukasi yang intensif.
Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menekankan pentingnya peran pasar modal dalam mendukung perekonomian Indonesia. "Pasar modal Indonesia yang maju dan stabil akan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Namun, hal ini harus didukung oleh kolaborasi antara pemerintah, sektor bisnis, dan masyarakat," ungkap Iman, Jakarta, Jumat (11/10/2024).
Ia juga menyatakan bahwa dengan meningkatnya literasi keuangan, pasar modal Indonesia akan lebih tangguh dalam menghadapi dinamika global.
Sepanjang tahun ini, BEI telah menyelenggarakan 19.779 kegiatan edukasi yang menjangkau lebih dari 24 juta peserta. Program-program seperti Sekolah Pasar Modal (SPM), Duta Pasar Modal (DPM), dan webinar telah menjadi sarana edukasi yang efektif bagi masyarakat. Kampanye #AkuInvestorSaham juga menarik minat generasi muda, dengan sekitar 79% dari total investor baru berusia di bawah 40 tahun.
BEI terus meningkatkan infrastruktur digitalnya untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi pasar modal. Platform IDX Mobile, yang kini memiliki hampir 194.000 pengguna, menjadi salah satu pilar edukasi digital BEI.
"Dengan semakin berkembangnya digitalisasi, semakin banyak perusahaan sekuritas yang memfasilitasi kemudahan transaksi saham bagi masyarakat Indonesia," kata Jeffrey Hendrik, Direktur Pengembangan BEI.
Selain itu, Galeri Investasi (GI) BEI menjadi pilar utama dalam mendukung literasi keuangan di seluruh Indonesia. Saat ini, BEI memiliki 927 GI yang tersebar di berbagai daerah, menjembatani antara dunia akademis dan pasar modal serta mendekatkan masyarakat dengan edukasi investasi.
BEI optimistis bahwa dengan berbagai inisiatif dan inovasi yang terus dilakukan, jumlah investor pasar modal akan terus meningkat, sejalan dengan peningkatan literasi keuangan masyarakat.