Wasit China Vs Indonesia Pernah Cabut 11 Kartu dalam Satu Laga
Duel antara timnas China vs Indonesia akan dipimpin oleh Omar Mohamed Al Ali, seorang wasit asal Uni Emirat Arab.
(Kompas.com) 12/10/24 11:30 16350617
KOMPAS.com - Duel antara timnas China vs Indonesia akan dipimpin oleh Omar Mohamed Al Ali, seorang wasit asal Uni Emirat Arab.
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah memastikan bahwa Omar Mohamed Al Ali akan bertugas dalam laga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara China vs Indonesia.
Partai China vs Indonesia dijadwalkan berlangsung di Qingdao Youth Football Stadium pada Selasa (15/10/2024) pukul 19.00 WIB.
Omar Mohamed Al Ali merupakan wasit kelahiran tahun 1988 yang lahir di Sharjah, Uni Emirat Arab.
Wasit berumur 36 tahun tersebut telah menjalani profesinya sejak 2009 dan menurut situs Transfermarkt telah memimpin 173 pertandingan di semua ajang.
Sepanjang menjalani profesi sebagai wasit, Omar Mohamed Al Ali tercatat telah 662 kali mencabut kartu kuning. Rata-rata ia menarik 3,8 kartu kuning dari sakunya setiap laga.
Omar Mohamed Al Ali pernah punya rekam jejak mengeluarkan 11 kartu sekaligus dalam sebuah laga.
Transfermarkt mencatat dalam laga UAE Pro League yang mempertemukan Shabab Al-Ahli melawan Al Wasl pada Desember 2023, Omar Mohamed Ali mengeluarkan 10 kartu kuning plus satu kartu merah.
Sejak berkarier pada 2009, sang wasit asal Uni Emirat Arab telah 58 kali memberikan perintah pengusiran.
Riciannya, ia 28 kali mengeluarkan amanat pengusiran usai memberikan hukuman dua kartu kuning. Omar Mohamed Ali juga terhitung memberikan 30 kartu merah langsung.
Salah satu kartu merah yang ditarik Omar Mohamed Al Ali muncul dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Australia vs Bahrain pada September 2024.
Kala itu, ia mengusir pemain Australia, Kusini Yengi, pada menit ke-77. Usai bermain dengan 10 orang, Australia kesulitan dan akhirnya kalah 0-1 dari Bahrain akibat gol bunuh diri Harry Souttar pada menit ke-89.
Bicara soal kepemimpinan wasit, Indonesia baru saja merasa sebagai pihak yang dirugikan usai ditahan imbang Bahrain 2-2.
Skuad Garuda mempertanyakan keputusan wasit Ahmed Al Kaf yang memimpin laga versus Bahrain pada Kamis (10/10/2024) di Bahrain National Stadium.
Wasit asal Oman itu dianggap terlalu mudah memberi pelanggaran kepada pemain tuan rumah.
Selain itu, Ahmed Al Kaf membiarkan laga terus berjalan melewati masa injury time enam menit yang sudah ditetapkan pada babak kedua.
Hal itu memungkinkan pemain Bahrain, Mohamed Marhoon, mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-90+9.
"Jika semua orang melihat laga ini, mungkin Anda mengerti mengapa pemain kami marah," kata pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, usai laga kontra Bahrain.
"Tambahan waktu 6 menit, tetapi laga sampai lebih dari 9 menit," tuturnya.
"Semua keputusan wasit bias, ketika kami melakukan pelanggaran, semua pemain berteriak meminta freekick. Saya pikir Anda tahu kenapa pemain kami marah-marah," kata STY menjelaskan.
#china #timnas-indonesia #kualifikasi-piala-dunia-2026-zona-asia #china-vs-indonesia #omar-mohamed-al-ali