Underwriter yang Sukses Bawa CUAN Masuk Bursa, Kini Kawal IPO Perusahaan Ini

Underwriter yang Sukses Bawa CUAN Masuk Bursa, Kini Kawal IPO Perusahaan Ini

Daaz Bara Lestari (DAAZ) IPO dikawal Henan Putihrai, underwriter yang juga telah membawa Petrindo (CUAN) ke Bursa. DAAZ IPO 15% saham. - Halaman all

(InvestorID) 12/10/24 12:20 16355607

JAKARTA, investor.id - PT Daaz Bara Lestari Tbk atau Daaz Group (DAAZ) bersiap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) maksimal 300 juta (15,02%) saham ke publik.

Perseroan membuka harga penawaran awal di kisaran Rp 835-900 per saham. Sehingga nilai keseluruhan IPO Daaz Bara Lestari maksimal Rp 270 miliar.

Masa penawaran awal (bookbuilding) berlangsung pada 11-18 Oktober 2024. Masa penawaran umumnya diperkirakan pada 1-7 November 2024. Dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 11 November.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek alias underwriter-nya adalah Henan Putihrai Sekuritas.

Henan Putihrai juga sebelumnya menjadi salah satu underwriter dalam IPO yang dilakukan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), emiten Prajogo Pangestu.

Sebagaimana diketahui, Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) melepas 1,69 miliar (15,03%) saham ke publik di harga Rp 220/saham pada Maret 2023. Saat listing di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham CUAN sukses besar dan sempat menyentuh level tertingginya Rp 13.750 atau terbang 6.150% dari harga IPO. Sedangkan per perdagangan 11 Oktober kemarin saham CUAN ada di level Rp 6.875.

Assera Group

Pemegang saham Daaz Bara Lestari atau Daaz Group (DAAZ) saat ini terdiri dari Zainal Abidinsyah sejumlah 20% saham, Irawan Sastrotanojo 15% saham, Erwin Sutanto 15% saham, dan PT Daaz Nusantara Abadi 50% saham. Pengendali Daaz Bara Lestari adalah Erwin Sutanto.

Erwin Sutanto sendiri juga merupakan salah satu pengendali dari satu perusahaan terbuka lainnya yaitu PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX). Daaz Bara Lestari dan Apexindo Pratama Duta sama-sama di bawah payung Assera Group.

Daaz Group didirikan pada tahun 2009 sebagai perusahaan perdagangan komoditas dan telah berkembang menjadi perusahaan yang terdiversifikasi dengan operasi yang mencakup perdagangan komoditas, perkapalan, dan jasa pertambangan.

Dana hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi, sebagian besar dari 33,34%-nya akan digunakan untuk pembelian bijih nikel dari PT GAG Nikel dan PT Nusajaya Persadatama Mandiri.

Sedangkan 66,66% dana IPO bakal dipakai untuk pinjaman kepada anak usaha.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #daaz-bara-lestari #daaz #ipo #petrindo-jaya-kreasi #cuan #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/376399/underwriteryang-sukses-bawa-cuan-masuk-bursa-kini-kawal-ipo-perusahaan-ini