Sudah Siap Mental, Bolehkah Nikah Muda?

Sudah Siap Mental, Bolehkah Nikah Muda?

Nikah muda jika sudah siap secara mental dan emosional bisa memberikan dampak baik. Namun, kebanyakan orang sebenarnya tidak siap nikah muda.

(Kompas.com) 12/10/24 14:15 16356328

KOMPAS.com - Nikah muda adalah pernikahan yang dilangsungkan antara dua orang yang masih berusia muda. Biasanya, ketika kedua pasangan berusia di bawah 20 tahun.

Nikah muda kerap dipandang memiliki dampak buruk, karena seseorang yang berusia muda cenderung belum dewasa.

Namun, adakah yang nikah muda, tapi memang sudah betul-betul siap secara mental?

Nikah muda saat sudah siap

Menurut psikolog Vania Susanto, hal tersebut mungkin terjadi. Seseorang yang masih berusia muda, tapi sudah dewasa secara mental dan emosional, sehingga, sudah benar-benar siap untuk menikah.

"Oh usia segini berarti masih muda, tidak bisa menikah. Itu belum tentu, bisa saja yang muda memang lebih siap, karena dewasa itu patokannya tidak hanya terkait usia, tapi juga emosional dan sosialnya," ujarnya ketika diwawancarai Kompas.com, Kamis (10/10/2024).

Dengan demikian dapat dikatakan, menikah muda jika memang sudah siap dan bisa bertanggung jawab, itu tidak apa-apa.

"Terlebih lagi tahapan perkembangan psikososial menurut Erik Erikson, di mana biasanya kan nikah muda itu di dewasa awal. Itu ada tugas perkembangan intimacy versus isolation," ungkap Vania.

Artinya, pada usia dewasa awal, manusia memang memiliki kecenderungan untuk menjalin hubungan yang lebih intim dengan lawan jenis.

Jika hal tersebut tidak terwujud, maka perasaan kesepian dan terisolasi bisa muncul.

"Mereka memiliki harapan untuk memiliki komitmen dalam jangka waktu yang lebih panjang," jelas Vania.

Sehingga, menikah muda dapat memberikan dampak positif pada orang yang benar-benar siap.

Ketika menikah di usia muda, di mana secara psikologis berada di tahapan intimacy versus isolation, maka akan timbul kepuasan.

"Dampak positifnya memberikan kepuasan dalam hubungan, ada kebahagiaan dengan pasangan, dan merasa ada pemenuhan tugas perkembangannya," tangkas Vania.

Mereka merasa puas, karena bisa memenuhi tugas perkembangannya dan dapat membangun hubungan yang berkomitmen.

"Oh aku mampu loh membangun relasi dengan lawan jenis, aku mampu loh punya hubungan yang berkomitmen dalam jangka waktu yang lebih panjang," lanjut Vania.

Namun, ini hanya berlaku pada seseorang yang benar-benar siap menikah, baik secara emosional dan juga sosial.

"Tapi di sisi lain, banyak yang sebenarnya tidak siap nikah muda. Itu akan menimbulkan banyak dampak negatif," tutup Vania.

#nikah-muda #dampak-nikah-muda #dampak-baik-nikah-muda #nikah-muda-ketika-sudah-siap

https://lifestyle.kompas.com/read/2024/10/12/141500620/sudah-siap-mental-bolehkah-nikah-muda-