Dikartu Merah, Sumardji Jelaskan Kronologi dan Pasang Badan untuk STY
Ketua BTN, Sumardji, jelaskan kronologi dirinya diganjar kartu merah saat laga Bahrain vs Indonesia, Kamis (10/10/2024).
(Kompas.com) 12/10/24 17:00 16361713
KOMPAS.com - Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menceritakan kronologi mengenai dirinya yang terkena kartu merah saat laga Bahrain vs Indonesia di matchday ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Saat laga yang berlangsung di Bahrain National Stadium, Kamis (10/10/2024), Sumardji diganjar kartu merah karena melakukan protes keras kepada wasit keempat di tepi lapangan.
Penyebabnya karena wasit yang memimpin laga, Ahmed Abu Bakar Al Kaf, tak kunjung meniup peluit untuk mengakhiri pertandingan.
Saat itu, waktu tambahan di paruh kedua ialah enam menit, tetapi berakhir pada menit ke-100.
"Ya, jadi ceritanya begini. Ketika wasit memberikan tambahan waktu enam menit pada babak kedua, saya langsung menyalakan stopwatch di handphone," kata Sumardji, dikutip dari BolaSport.
"Ketika waktu sudah memasuki menit ke-96 lewat 30 detik, saya langsung bilang ke wasit keempat bahwa pertandingan selesai."
"Saya bilang finish, finish, finish," kata Sumardji, Sabtu (12/10/2024).
KOMPAS.com/Leonardo Juan Kepala Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, saat ditemui di sela-sela latihan timnas Indonesia, Stadion Madya, Jakarta, Minggu (8/9/2024)."Wasit keempat bilang ke kami, satu menit lagi, lalu saya bilang oke," kata Sumardji.
Satu menit sudah berlalu, tapi pertandingan tak kunjung berhenti.
Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, terlihat geram dan protes ke wasit keempat.
"Saat itu coach Shin Tae-yong kesal dan maju ke wasit keempat untuk bilang waktunya sudah melebihi batas. Saya pun juga menyampaikan itu kepada wasit keempat," kata Sumardji.
"Coach Shin Tae-yong saat itu terlihat sangat keras kepada wasit keempat," lanjut perwira menengah Polri itu.
Tak ingin STY yang dikeluarkan dari lapangan, Sumardji pasang badan atas pelatih asal Korea Selatan itu.
"Melihat itu, saya langsung maju untuk mendahului dia melakukan protes kepada wasit karena biasanya ditakutkan dia mendapatkan kartu merah. Jadi biarkan saya saja yang melakukan protes keras kepada wasit," kata Sumardji.
Pertandingan pun harus berkahir imbang 2-2. Hasil ini disebabkan karena Bahrain mampu menyamakan kedudukan lewat Mohamed Marhoon pada menit ke-99.
Padahal jika berhenti pada tambahan waktu yang semestinya, Indonesia bisa meraih kemenangan atas Bahrain, sebab sedang berada di keadaan unggul dan kans Garuda untuk meriah tiga poin sangat besar.
Dalam laga ini, Indonesia mencetak gol lewat Ragnar Oratmangoen (45+3\') dan Rafael Struick (74\'). Sementara gol Bahrain diciptakan melalui kontribusi Mohamed Marhoon (15\', 90+9\').
Tim asuhan Shin Tae-yong akan menghadapi China di matchday keempat Grup C pada Selasa (15/10/2024).
Sumber: BolaSport
Editor: Mochamad Hary Prasetya
#timnas-indonesia #sumardji #kualifikasi-piala-dunia-2026-zona-asia #bahrain-vs-indonesia